LIGA SPANYOL
Odegaard Playmaker yang Dirindukan Sociedad
20 July 2019 13:59 WIB
berita
Gelandang anyar Sociedad, Martin Odegaard diprediksi bisa menjadi penerus Xabi Prieto.-Topskor/Ist
Pelatih, pemain, dan staf Txuri-urdin sangat terkesan dengan level teknik individu gelandang 22 tahun itu.

SAN SEBASTIAN – Rekrutan baru Real Sociedad, Martin Odegaard tampil baik dalam partai ujicoba di Azpeitia melawan Lagun Onak (16/7). Dia tidak mencetak gol, tetapi memberikan assist dan memamerkan teknik, kemampuan operan, dan mengontrol bola. Itu memang hanya sekedar laga persahabatan saja, tetapi setidaknya Odegaard menampilkan sesuatu hal yang positif dalam 45 menit pertamanya sebagai pemain Sociedad.


Baca Juga :
- Gemilang saat Lawan PSG, Pemuda Stade Rennes Ini Langsung Dipantau 3 Klub Inggris
- Marcelo Menjawab Tantangan Zidane




Selama menjalani pertandingan tersebut, dia tidak melakukan apapun kecuali bermain sesuai instruksi yang diberikan pada pekan pertama latihan yang ia jalani beberapa waktu lalu. Sejumlah pemain Txuri-urdin, julukan Sociedad, terkesan dengan level teknik individu dari Odegaard. Begitupun dengan para staf kepelatihan, yang merasa pemain asal Norwegia tersebut memberikan dampak positif kepada tim.

Di babak pertama dalam laga persahabatan melawan Lagun tersebut, Odegaard ditempatkan di depan bersama Ruben pardo dan Asier Illaramendi. Imanol Alguacil selaku pelatih dari Sociedad mengandalkannya karena tak ada pilihan lain, sebab posisi tersebut sebelumnya diisi oleh Xabi Prieto yang saat ini telah pensiun. Jadi dengan demikian, dalam hal ini Odegaard tak memiliki kompetitor untuk memperebutkan tempat tersebut.


Baca Juga :
- Klasemen La Liga Pekan Pertama, Real Madrid Teratas, Barcelona Lapis Bawah
- Bale Dulu Terbuang Kini Kembali Jadi Andalan


Musim lalu, Sociedad merindukan posisi itu: seorang playmaker. Odegaard memenuhi semua syarat itu. Dia mampu dengan sangat hebat mengontrol bola, menerimanya dari belakang dan lalu berbalik dengan cepat. Juga visinya dalam pertandingan menjadikannya ideal mengisi posisi mediapunta (playmaker).

Jika Imanol memilih untuk memasang Illaramendi, Zubeldia, dan Mikel Merino di lini tengah, maka Odegaard akan diposisikan di sebagai second striker. Namun penempatan tersebut tak menjamin penampilannya akan bagus seperti di tengah atau sayap, karena itu bukan posisi aslinya. Selain itu terdapat beberapa pesaing di sana, semisal: Oyarzabal, Adanan Januzaj, Cristian Portu, dan Ander Barrenetxea yang merupakan kandidat duet dari Willian Jose atau Alexander Isak.

 

Terlibat Ketika Bertahan

Selain menunjukan kemampuannya dalam mengendalikan bola di laga melawan Lagun, pemain berusia 20 tahun ini juga memperlihatkan kelihaiannya ketika membantu pertahanan. Odegaard melakukan beberapa recovery bola dan membantu Illaramendi serta Pardo. Pergerakannya yang mobil mencegah jauhnya jarak antar lini.

Musim lalu, ketika bermain di beberapa pertandingan dalam Liga Belanda bersama Vitesse Arnhem, Odegaard tak jarang diposisikan sebagai pivot. Penempatannya itu memudahkannya untuk membantu pertahanan ketika tim diserang. Keputusan tersebut ditiru oleh Imanol.

Apapun itu, yang jelas Odegaard masih butuh ruang dan bimbingan agar bisa berkembang dengan baik. Benar memang di usianya yang masih 20 tahun ia sudah memperkuat empat tim berbeda (Stromsgodset Toppfotball, Real Madrid, SC Heerenveen, Vitesse), tetapi ia juga harus berdaptasi dengan La Liga, karena ketika di Madrid ia hanya turun sekali di Liga Spanyol. Namun bila melihat metode yang diterapkan Imanol, rasanya Odegaard berada di klub yang tepat untuk tumbuh. *CR5

 

D
Penulis
Dini Wulandari
news