LIGA 1
Laga Bakal Panas, PSIS dan Persib Sama-sama dalam Tren Positif
20 July 2019 14:20 WIB
berita
Sayap Persib Febri Hariyadi (kiri)/Foto: Ady Sesotya
MAGELANG – Kota Magelang bakal memanas karena dua tim yang sedang bangkit, PSIS Semarang dan Persib Bandung, saling jegal pada lanjutan Liga 1 2019, Minggu (21/7). Kedua tim menuai sukses dalam laga terakhir. PSIS membungkam tuan rumah PSS Sleman 3-1, dan Persib menekuk tamunya Kalteng Putra, 2-0.

Tren itu semakin menegaskan keduanya bakal tampil ngotot dalam laga yang berlangsung di Stadion Moch. Soebroto itu. Apalagi antartim mantan Perserikatan selalu punya prestise tersendiri saat saling jumpa. Persib sudah siap dengan kekuatan terbaiknya. Pelatih Robert Rene Alberts mengerahkan 20 pemain.


Baca Juga :
- Prestasi Terbaik Janji Trio Pemain Asing Anyar Persib
- Di Markas Perseru Badak Lampung, Persebaya Pantang Dipermalukan Lagi




Tiga pemain belakang disiapkan untuk mengganti Bojan Malisic dan Achmad Jufriyanto yang absen akibat akumulasi kartu kuning. Yaitu Indra Mustafa, Saepuloh Maulana, dan Zalnando. Ini kali pertama Zalnando masuk line-up era Robert dalam laga tandang.

Dari tiga nama itu, tentu hanya Robert yang tahu siapa yang akan diturunkan. Yang jelas pelatih asal Belanda itu sudah memegang konsep untuk mengembangkan sekaligus meredam kecepatan penyerang Mahesa Jenar. Komposisinya bisa beragam bahkan baru sama sekali.


Baca Juga :
- Sama-sama Krisis, Bhayangkara FC dan PSIS Bertekad Bangkit
- Alasan Robert Alberts Kenapa Persib Kalah dari PSM


"Melawan PSIS jadi laga menarik. Lawan dalam kondisi bagus dan termotivasi, karena itu saya akan membuat formasi baru untuk mengalahkan mereka," ucap Robert, Jumat (19/7). Pelatih 64 tahun itu mengakui, untuk meredam serangan lawan, bek tengah Persib harus kokoh dan kuat. Sebab, PSIS memiliki agresivitas tinggi terutama sektor depan.

"Karena itulah, laga ini jadi tantangan tersendiri buat kami karena dua bek inti tidak bisa main. Kami juga ingin menang, menyempurnakan poin dalam laga nanti, " ujar Robert. Ia yakin, dengan formasi alternatif minimal timnya bisa menahan PSIS. "Kami harus bisa meski tanpa dua bek inti, " katanya.

Soal komposisi baru, bisa jadi Robert serius. Ia mungkin menerapkan formasi 3-5-2 dengan menempatkan satu bek tengah yang kemungkinan diisi Indra, karena Saepuloh tampil kurang memuaskan saat lawan Persebaya.

Juga, untuk menutup pergerakan lini tengah sekaligus mematahkan serangan PSIS dari lapangan tengah. Alternatif formasi lainnya tentu memasang dua bek tengah yang ada yakni Indra dan Saepuloh. Skemanya bisa 4-4-2, 4-3-3, bahkan 4-2-3-1.

Sebaliknya kubu PSIS bertekad melanjutkan tren postif. Skema the winning team saat lawan PSS kemungkinan kembali diterapkan pelatih Jafri Sastrak. Termasuk trisula lini depan Septian David Maulana, Silvio Escobar, dan Hari Nur Yulianto.

Tuan rumah juga memiliki kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua kemenangan tandang. Selain itu, PSIS memiliki catatan manis saat menjamu Persib di stadion yang sama musim lalu. Kala itu PSIS menggulung Persib 3-0. Terlebih Persib juga belum dalam performa terbaik meski baru menang 2-0 atas Kalteng Putra.

“Melawan Persib, kami punya waktu singkat untuk recovery, hanya tiga hari. Pastinya kami tidak boleh jemawa melihat posisi Persib saat ini. Lawan tetap tim besar dengan materi pemain berkualitas,” kata Jafri Jumat (19/7). Siapa pun yang diturunkan, Jafri menilai Persib tetaplah punya sejarah panjang di sepak bola Indonesia.*Arief NK/Sri Nugroho

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news