news
INFOGRAFIS
Kebut-kebutan MotoGP 2019 Bisa Dianggap Selesai
20 July 2019 13:15 WIB
berita
Andrea Dovizioso
SACHSENRING – Pembalap LCR Honda Cal Crutchlow menganggap persaingan gelar MotoGP 2019 sudah berakhir. Hal itu dikarenakan Marc Marquez yang kini berada di puncak klasemen, unggul jauh dari Andrea Dovizioso. Fakta bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pria asal Spanyol itu konsisten pada paruh kedua musim, juga menjadi alasan. 

Keyakinan bahwa Marquez kembali meraih gelar dikarenakan hasil positif andalan Repsol Honda itu di Sirkuit Mugello, Italia, 2 Juni lalu. Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya, pabrikan asal Jepang itu selalu kesulitan di trek tersebut. Itu menandakan adanya perkembangan signifikan.




Baca Juga :
- Ini Jurus Ducati Agar Zarco Mau Gabung Reale di MotoGP 2020
- Jadwal Lengkap MotoGP 2020, Mulai 8 Maret, Selesai 15 November




“Saya merasa Dovi tak berkendara sebaik tahun lalu. Saya tidak tahu apa yang terjadi di garasi Ducati dan bagaimana motor yang ia kendarai. Jika Anda melihat dua tahun lalu, bukan tahun lalu, saya pikir ia ada di momen terkuat dibanding saat ini,” kata Crutchlow seperti dilansir Crash.net.

Pembalap Mission Winnow Ducati itu memang seperti kehilangan performa terbaiknya dalam beberapa lomba terakhir. Bahkan, ia kesulitan mendapat kecepatan seperti di awal musim hingga tidak bisa bertarung di zona podium. Parahnya, ia kerap kalah cepat dari rekan setim, Danilo Petrucci.


Baca Juga :
- Lengkap, Daftar Pembalap MotoGP 2020
- Sambut MotoGP 2021, MGPA Gelar KickStart Race to 2021


Crutchlow yang juga pernah mengendarai Desmosedici GP14, mengaku memang sulit menaklukkan motor pabrikan asal Italia itu. “Dovi pembalap hebat, sekaligus teman yang baik. Tapi, ia sudah membuang peluang di trek yang seharusnya menguntungkan Ducati,” Crutchlow menambahkan.

Dovi pun sadar kecepatannya belum membaik di beberapa trek yang memang kurang bersahabat dengan GP19. Masalah motor pada tikungan berkecepatan tinggi juga tak mampu diperbaiki tim. Ia pun menegaskan, hanya fokus meningkatkan performa motor dan tak lagi pikirkan gelar.

“Saya memang harus lebih kompetitif walau itu belum cukup menyaingi Marc. Ini bukan pertanyaan soal bagaimana mengejar poin karena kami tak bertarung melawannya. Saat ini, kami bertarung melawan diri sendiri karena kami tak cukup dekat untuk bisa mengalahkannya,” ujar Dovizioso.

Di sisi lain, Marquez kian nyaman di puncak klasemen dengan 185 poin atau unggul 58 angka dari Dovizioso. Ia pun mengatakan lawan terberatnya saat ini bukan lagi Ducati, melainkan Yamaha. Tapi, demi bisa mengamankan posisi, ia bertekad menambah kemenangan pada paruh kedua musim.

“Setelah GP Katalunya, peta persaingan benar-benar berbeda. Sekarang, saya memiliki keunggulan dua lomba atas Dovi. Tapi, saat ini, yang harus dikalahkan adalah pembalap Yamaha, terutama Maverick Vinales dan Fabio Quartararo,” kata Marquez yang sudah menjejakkan satu kaki di tangga juara dunia.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news