UMUM
Timnas U-19 Kenang Final AFF 2018, sedangkan Timnas U-16 Memilih Mancakrida ke Padepokan Voli 
20 July 2019 05:28 WIB
berita
SIDOARJO - Timnas U-19 akan melawan Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (20/7) malam. Itu uji coba kedua bagi timnas di Kota Udang sebagai persiapan menuju Piala AFF U-18 2019 di Vietnam, mulai 6 Agustus mendatang.

Main malam hari di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, ingatan pelatih timnas U-19 Fakhri Husaini kembali pada 11 Agustus 2018 lalu.  Sebab pada malam itu timnas U-16 yang ditanganinya harus bertarung habis-habisan melawan Thailand pada laga final. Meskipun harus sampe babak adu penalti timnas akhirnya tetap bisa menang dan menjuarai Piala AFF U-16 2019. “Lawan Deltras saya berharap penonton bisa banyak hadir di sini. Kami lawan tuan rumah. Kami main malam Minggu juga," ujar Fakhri.


Baca Juga :
- Kualifikasi Piala Dunia 2022, Daftar Pemain Timnas Thailand untuk Lawan Indonesia
- U-16 Boys Elite, Terima Kasih Korsel Buat Indonesia dan Myanmar




Selain itu dia menjelaskan tujuan yang ingin dicapai adalah bisa bersilaturahmi dengan banyak suporter pada laga tersebut. “Mereka sudah memberikan dukungan luar biasa, buat kami selama kemarin 2018 di sini,” kata Fakhri.

Fakhri menambahkan tetap akan mempersiapkan tim semaksimal dan sebaik mungkin. “Agar apa yang kami inginkan di pertandingan Sabtu malam Minggu nanti bisa tercapai lawan Deltras,” ucapnya.


Baca Juga :
- Juara Piala AFF U-18 2019, Australia Samai Rekor Thailand
- Fakhri Akan Mencari Pemain Baru untuk Timnas U-18


Pada laga uji coba pertama melawan Persibo, timnas yang menurunkan pemain pelapis di babak pertama tampil kurang gereget. Baru, ketika pemain inti dimasukkan babak kedua, timnas tampil lebih impresif dan mencetak dua gol.

Di sisi lain, timnas U-16 perlahan mulai menunjukkan peningkatan performa jelang bertolak ke Thailand untuk terjun ke Piala AFF U-15 2019. Hal itu ditunjukkan saat mereka mengalahkan Kabomania FC 4-0 dalam uji coba di Stadion Padjajaran, Bogor, Kamis (18/7) lalu.

Perkembangan yang sangat mencolok adalah pola permainan dari lini tengah ke lini serang yang sudah mulai matang. “Finishing sudah mulai membaik, mereka juga sudah cukup baik dalam mengatur ritme permainan, tetapi terkadang masih kurang fokus saja,” ucap asisten pelatih timnas U-16, Indriyanto Nugroho.

Sementara, lini pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih timnas U-16 Bima Sakti. Begitu juga chemistry antarpemain yang masih harus ditingkatkan.

Karena itu, timnas U-16 akan menjalani kegiatan mancakrida atau outbond di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Sabtu (20/7). “Outbond untuk mengasah dan memperkuat kekompakan mereka, kami nanti bermain point ball. Di situ akan ada nilai untuk mereka bagaimana saat mereka merencanakan penyerangan ataupun bertahan. Hal ini perlu juga, sebagai refreshing untuk mereka,” ujar Indriyanto.*

Materi latihan nonteknis memang menjadi agenda rutin timnas U-16 di setiap akhir pekan. Pekan lalu, tim Garuda Muda mendapat bimbingan dari psikolog.*M. B. MARZUKI/ NIZAR GALANG

 

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news