news
LIGA ITALIA
De Ligt Bisa Debut Lebih Cepat karena Chiellini Cedera
20 July 2019 13:36 WIB
berita
Bek Matthijs De Ligt memamerkan kostum Juventus dengan nomor punggung empat favoritnya.-Topskor.id/istimewa-
TURIN – Matthijs De Ligt akhirnya menjawab rasa penasaran tifosi Juventus FC, Jumat (19/7). Bek tersebut mengaku mengikat komitmen dengan tim raksasa Turin tersebut merupakan langkah besar dalam kariernya. Mulai sekarang, dia harus menyelaraskan ritme dengan rekan-rekannya yang sudah lebih dulu bergabung.

Dalam jumpa pers itu terkuak kalau pelatih Maurizio Sarri yang memiliki pengaruh besar dalam keputusan pindah dari Ajax ke Juve, alih-alih Cristiano Ronaldo. “Sebenarnya saya sudah memutuskan (hengkang) sebelum laga terakhir Ajax musim lalu. Jadi ketika Ronaldo berbicara (di final Liga Negara-negara Eropa), saya sudah yakin kalau Juve adalah tujuan saya berikutnya. Saya dan Sarri juga berkomunikasi lewat telepon sebelum transfer. Dia adalah salah satu alasan saya memilih Juventus. Saya menyukai caranya melatih, sepak bola yang diciptakannya, bagaimana mempersiapkan pertandingan dan bagaimana skuatnya bertahan,” De Ligt menjelaskan.




Baca Juga :
- Staf Conte Bongkar Rahasia Dapur Inter
- Demi Pertahankan Tahith Chong, Manchester United Ajak Sang Pemain Bicara Empat Mata




Pemain yang memilih kostum nomor empat tersebut bertekad membalas kepercayaan Sarri. Dia siap memeras keringat dalam sesi latihan dan membuktikan kalau dirinya pantas dihargai 85,5 juta euro (sekira Rp1,3 triliun).

“Tekanan adalah sesuatu yang wajar dalam sepak bola, terutama ketika sebuah klub membeli Anda dengan mahal. Saya ingin mengelola tekanan, saya ingin bekerja keras, lalu kita lihat saja di lapangan. Yang penting sekarang, saya bisa beradaptasi secepatnya dengan tim. Kemudian, jelas sekali kalau setiap pesepak bola ingin lebih banyak bermain. Saya mau kinerja membaik agar bisa mencapai semua target,” De Ligt menuturkan.


Baca Juga :
- Ketegangan dengan Sarri Berakhir, Ronaldo Ngaku Cedera
- Conte Mendapat Teror


Setelah sesi jumpa media, pemain 19 tahun tersebut langsung berkemas untuk mengikuti tim yang akan berpartisipasi di International Champions Cup 2019. Persinggahan pertama adalah National Stadium, Singapura, di mana pasukan Sarri akan meladeni tantangan Tottenham Hotspur, Minggu (21/7).

De Ligt kemungkinan mendapat kesempatan untuk debut lebih cepat dengan tim barunya karena Giorgio Chiellini mengalami cedera betis. Jadi kapten tersebut ditinggal di Turin bersama Aaron Ramsey, Douglas Costa dan Sami Khedira.

Difensore asal Belanda tersebut akan diduetkan dengan Leonardo Bonucci di sentral pertahanan. Sedangkan di bagian sayap, peluang Joao Cancelo mengawal sisi kanan lebih besar ketimbang Mattia De Sciglio.

Miralem Pjanic sudah pasti menjadi konduktor serangan. Dia mungkin akan didampingi Adrien Rabiot dan Emre Can yang menjamin cakupan ruang permainan lebih luas. Dalam daftar awal tim yang berangkat kemarin, tidak ada nama Paulo Dybala dan Moise. Jadi formasi barisan depan dipadati oleh Federico Bernardeschi, Mario Mandzukic dan Cristiano Ronaldo. Mereka bisa menyulitkan barisan pertahanan Spurs, yang baru saja kehilangan Kieran Trippier. Selain itu, Hugo Lloris pun kurang fit lantaran radang tenggorokan.

Sebagai tim yang sudah merangsek ke jajaran elite Eropa, Spurs memiliki misi mengukur kemajuan yang dicapai selama persiapan pramusim. Mauricio Pochettino membawa sebagian besar pemain terbaiknya dalam lawatan ke Asia.

Harry Kane dan Son Heung-Min dipastikan jadi aktor utama tim. “Kami harus bermain dengan lebih baik dan tampil lebih baik. Kami tahu ada pertandingan di mana kami seharusnya bisa menyelesaikan dengan baik. Tapi semua tergantung kepada kami bagaimana memperbaiki yang telah dilakukan,” ujar striker berkebangsaan Inggris itu.*** Dari Berbagai Sumber

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news