news
UMUM
Wawancara Simon McMenemy: Semua Hal Bisa Terjadi di Kualifikasi
19 July 2019 16:13 WIB
berita
JAKARTA - Undian pembagian grup babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia telah dilaksanakan di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu (17/7) lalu. Indonesia akan berjuang di Grup G bersama Uni Emirate Arab, Vietnam, Thailand dan Malaysia. Pelatih Indonesia, Simon McMenemy ikut hadir dalam undian itu. Berikut petikan wawancara Simon McMenemy.

Bagaimana Anda menilai hasil undian babak Kualifikasi Piala Dunia?
Mengenai hasil undian yang menempatkan Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam dalam grup yang sama, lalu disebut sebagai Mini AFF tentu tidak adil, karena masih ada negara seperti Myanmar dan Philipina di grup lain.  Hanya saja pertandingan di grup ini akan jadi menarik karena, kita sudah sering bertemu, bertanding, dan saling mengenal satu sama lain. Karena semua sudah saling kenal, semua pasti akan berpikir punya peluang yang sama untuk lolos. Namun jangan lupa masih ada Uni Emirat Arab disana, yang juga pertandingan melawan mereka juga akan sangat penting.




Baca Juga :
- Pelatih Myanmar Waspadai Osvaldo Haay
- Perolehan Medali SEA Games Filipina: Indonesia Sodok Vietnam di Posisi Kedua




Seberapa besar harapan anda terhadap dukungan suporter pada dua laga awal di Indonesia?
Saya merasa beruntung karena pernah bekerja di negara lain di Asean sebelum akhirnya ke Indonesia dan tanpa ragu bisa saya katakan, ketika Tim nasional bermain dan mendapat dukungan penuh dari supporternya, saya rasa apapun bisa terjadi. Dua pertandingan pertama akan sangat menentukan langkah kita ke depan. Kalau bisa menang pada dua laga pertama, tentu kita akan bisa mengirim pesan bahwa Indonesia telah kembali, Indonesia serius dalam kualifikasi ini, kita berada di level yang sama dengan lawan kita. Saya ingin Tim Nasional Indonesia bisa menginspirasi negara ini.

Bagaimana persiapan tim untuk menghadapi babak kualifikasi?
Tentu rencana ke depan adalah membuat para pemain siap ketika kualifikasi tiba. Namun pada kenyataannya akan sedikit lebih sulit, karena kompetisi di liga kita sedang berlangsung. Pada awal tahun lalu, saya sudah mengundang dan bertemu dengan para pelatih liga 1, dan memaparkan perencanaan timnas ketika kualifikasi tiba. Mungkin, Thailand dan Malayasia sedikit lebih baik dari kita soal persiapan, karena liga mereka sudah  hampir berakhir. Hal ini bisa menjadi tantantangan sekaligus peluang untuk kita, Saya harap para pemain sedang dalam kondisi yang baik.


Baca Juga :
- Myanmar: Sepak Bola Itu Olahraga yang Sulit Diprediksi
- Indra Sjafri dan Ketengilannya Saat Konferensi Pers Jelang Semifinal SEA Games 2019


Apa harapan Anda untuk Tim?
Perlu diingat juga bahwa kita akan menjalani Kualifikasi Piala Dunia, bukan Final Piala Dunia melawan Brazil di Maracana. Semua hal bisa terjadi pada kualifikasi kali ini. Saya harap performa kami bisa menginspirasi generasi baru Tim Nasional Indonesia. Mulai dari Tim Nasional U23, U19 hingga yang termuda U-16.  Oleh karena itu saya sadar akan pentingnya sebuah kemenangan yang bisa menginspirasi supporter, dan memberikan mereka kebanggaan akan Tim Nasional Indonesia.

Seberapa jauh tim Indonesia bisa melangkah?
Berpikir, seberapa jauh tim ini akan melangkah, membuat jantung saya bergetar. Setelah tau kita akan menjamu Malaysia dan Thailand pada dua partai pembuka kualifikasi piala dunia membuat saya susah tidur, saya menjadi bersemangat dan tidak sabar untuk memainkan pertandingan tersebut. Saya butuh semua komponen tim untuk bersatu mulai dari asisten pelatih, pelatih kiper hingga fisioterapi. Saya ingin menang dan kembali membuat para penggemar bangga akan tim nasional Indonesia.*

loading...
news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
news
news