LIGA INTERNASIONAL
Ini 11 Superstar yang Tidak Terpakai, Masuk Daftar Jual Musim Panas
19 July 2019 07:50 WIB
berita
Harga permintaan selangit, upah besar
Banyak superstar dari klub-klub top Eropa saat ini masuk daftar jual. Tetapi karena harga permintaan selangit, upah besar dan dalam beberapa kasus temperamen mereka, tidak ada klub yang sanggup membelinya. Jadi, di sini adalah XI yang terdiri dari para pemain tersebut.

1. Kiper: Navas Keylor
Keylor Navas membantu Real Madrid memenangkan hat-trick Liga Champions. Tapi, kemudian dilempar sebagai kiper pilihan kedua klub setelah kedatangan Thibaut Courtois musim panas lalu.


Baca Juga :
- Dybala Primadona
- Coutinho Bersedia Jadi Pemulus Neymar




2. Bek sayap: Danilo
Sejak meninggalkan Porto pada 2015, Danilo telah memenangkan sepuluh trofi termasuk dua gelar Liga Champions dan Liga Primer masing-masing. Namun, di Real Madrid dan Manchester City, ia telah menjadi pemain cadangan.

3. Bek Kiri: Danny Rose
Danny Rose telah memainkan hampir 200 pertandingan untuk Spurs dan menjadi bek kiri di bawah asuhan Mauricio Pochettino sejak lama. Bahkan, ia bermain 90 menit penuh di final Liga Champions musim lalu. Namun, Spurs kini ingin menjual pemain berusia 29 tahun itu.


Baca Juga :
- Lukaku Bikin Lawan Terkesima
- Selalu Ada Tempat untuk Khedira


4. Bek tengah: Shkodran Mustafi
Mustafi bukan superstar besar seperti pemain lain dalam daftar ini karena kesalahannya yang sering terjadi pada Arsenal telah memfitnah namanya dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi faktanya dia adalah pemenang Piala Dunia.

5. Jerome Boateng
Jerome Boateng adalah bagian penting dari tim Bayern Munich yang memenangkan treble. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, cedera dan performa telah mengganggunya. Bahkan, ia menghabiskan sebagian besar musim lalu sebagai cadangan ke Niklas Sule dan Mats Hummels.

6. Gelandang: Radja Nainggolan
Baru setahun yang lalu Inter menandatangani Radja Nainggolan dari Roma. Pemain Belgia itu diharapkan membuat dampak besar dan membantu Inter menjembatani kesenjangan dengan Juventus. Tetapi sebaliknya, ia memiliki musim debut yang harus dilupakan.

7. Philippe Coutinho
Fakta bahwa Barcelona terbuka untuk menjual Philippe Coutinho adalah salah satu rahasia terburuk musim panas. Debutnya bersama Barcelona menjadi mimpi buruk. Coutinho telah dikaitkan dengan kembalinya ke Liverpool. Tapi sejauh ini, tidak ada outlet yang dapat diandalkan telah mengkonfirmasi minat Liverpool. 

8. Wingers: Alexis Sanchez
Manchester United menjadikan Alexis Sanchez salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia pada Januari 2018. Tetapi terbukti tidak sesuai dengan penampilannya. Sanchez hanya lima kali starter dalam 47 penampilan dan juga berjuang dengan cedera di tahun lalu. Wujudnya bisa jadi masalah kepercayaan diri karena dia tampil cukup baik untuk tim nasional.

9. Winger: Gareth Bale
Sudah enam tahun sejak Gareth Bale mengukir transfer rekor dunia ke Real Madrid. Sejak itu ia memenangkan beberapa trofi termasuk empat gelar Liga Champions. Bale mencetak gol kemenangan di dua final, penalti di sepertiga dan golnya di final 2018 bisa dibilang adalah gol terbesar di final turnamen.

Terlepas dari gol-gol impresif Bale dan assist yang kembali untuk klub, ia belum menjadi starter reguler di bawah Zinedine Zidane. Faktanya, Zidane meninggalkannya di bangku cadangan dalam pertandingan terakhir La Liga musim 2018/19 meskipun Los Blancos kalah.

10. Striker: Mauro Icardi
Mauro Icardi adalah pencetak gol tertinggi kedelapan Inter Mila sepanjang masa setelah mencetak 124 gol dalam 219 pertandingan dalam enam musim. Dia bahkan telah memenangkan Sepatu Emas Serie A dengan Nerazzurri. Tetapi hubungan antara pemain dan klub itu hancur musim lalu.

Ada minat dari Juventus tetapi mereka tidak mau menghabiskan lebih dari 40 juta euro. Tetapi Inter ingin setidaknya 60 juta euro. Kedua klub mungkin mencapai kesepakatan sebelum jendela transfer berakhir, tetapi sampai sekarang Icardi terjebak di Inter.

11. Andre Silva
Andre Silva diharapkan menjadi solusi Portugal setelah tampil mengesankan bersama Porto. Tetapi sejak kepindahannya ke Milan pada 2017, dia seperti jatuh dari tebing. Dia hanya mencetak dua gol untuk Milan dalam 24 pertandingan Serie A di musim debutnya sebelum menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Sevilla.*
 

news
Penulis
Suryansyah
news