INFOGRAFIS
Membaca Masa Depan Vettel di Ferarri
19 July 2019 13:38 WIB
berita
Sebastian Vettel
SILVERSTONE – Sebastian Vettel menyebut masa depannya di Formula 1 (F1) bakal ditentukan perubahan regulasi, 2021. Pada tahun tersebut akan ada empat pilar yang coba diwujudkan, yakni lebih banyak persaingan, mobil kompetitif, menjanjikan sesuatu yang mengejutkan dan layak secara finansial.

Sejak peralihan dari Bernie Ecclestone, F1 memang berupaya memperbaiki atmosfer lomba yang dianggap makin membosankan. Pasalnya, hanya tiga tim yang memperebutkan podium. Besarnya biaya untuk membangun mobil juga menjadi salah satu faktor yang membuat kompetisi seolah jadi berkasta.


Baca Juga :
- Sebastian Vettel Beri Nilai Penampilannya di Tengah Musim: 5 dari 10
- Formula 1 GP Jerman Jadi Respon Terbaik Terhadap Kritik




Vettel yang merasa kejuaraan F1 tak seperti dahulu bakal berpikir keras sebelum memperpanjang kontrak yang habis akhir 2020. “Saya perlu melihat ke mana arah mobil dan seberapa menarik kejuaraan. Tapi, saya senang kami (pembalap) dimintai pendapat,” kata Vettel seperti dilansir Crash.net.

Masukan dari pembalap untuk regulasi 2021, belum lama dilakukan F1. Tepatnya setelah Lewis Hamilton menyatakan kesediaan untuk membantu proses peralihan itu. Masukan dari mereka akan membuat kompetisi makin menarik, mengingat pembalap lah yang merasakan langsung saat di lintasan.


Baca Juga :
- Hasil Lengkap Balapan Formula 1 GP Jerman: Balapan Penuh Kejutan!
- Hasil Lengkap Kualifikasi Formula 1 GP Jerman: Vettel Start Paling Belakang!


“Kami memang harus memberikan pendapat dan akan melakukannya lagi. Semoga bisa segera menemukan titik tolak untuk membuat olahraga ini makin berkembang. Kami berharap makin nyaman berlomba dan menantang diri sendiri untuk mengeluarkan kemampuan terbaik,” kata Vettel.

Tahun ini, Vettel belum menemukan performa terbaik karena selalu kalah cepat dari Mercedes AMG Petronas dan Red Bull Racing. Tapi, ia merasa mobil saat ini, SF90, lebih menyenangkan untuk dikendarai. Meski hanya berkapasitas enam silinder, mobil melaju lebih cepat daripada musim sebelumnya.

“Soal urusan kecepatan tertinggi, mobil tahun ini ada di urutan teratas. Tapi, mengenai kecepatan rendah, saya tak ingin mengatakan ada di barisan terbawah. Hanya, mobil terlalu berat dan saya tak suka. Mobil F1 seharusnya dapat terus ditekan pada sektor trek lurus dan juga tikungan,” kata Vettel.

Pria asal Jerman itu menegaskan tak merasa frustrasi karena hasil buruk dalam beberapa putaran terakhir. “Akan selalu ada beberapa pengaturan dan Anda perlu menggunakan pikiran, bukan hanya kaki dan tangan. Tapi, saya merasa bahwa orang yang paling dihargai adalah yang tercepat,” kata Vettel.

Mantan Kepala Tim Ferrari yang saat ini menjabat Direktur Pelaksana F1, Ross Brawn, mengklaim bahwa Vettel sedang menghadapi tantangan baru. Menurutnya, konsentrasi Vettel terhadap kompetisi mulai menurun sejak gagal di Grand Prix (GP) Kanada, 9 Juni lalu, karena mendapat penalti.

“Ini momen sulit bagi Sebastian, di mana saat ini ia di bawah tekanan. Tapi, dia harus bertanya pada diri sendiri ke mana seharusnya melangkah. Sejak kejadian di Kanada, Seb terlihat makin kesulitan. Puncaknya di Sirkuit Silverstone, Inggris, saat ia menabrak Max Verstappen,” Brawn menuturkan.

Meski begitu, Brawn yakin Vettel bangkit lebih kuat pada paruh kedua musim. “Sebastian adalah pembalap yang luar biasa, seperti yang ditunjukkan oleh catatan lombanya. Tetapi saat ini, dia perlu tetap tenang dan mengandalkan dukungan dari timnya, yang saya yakin akan dia dapatkan,” katanya.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news