news
LIGA SPANYOL
Marcelo Siap Jadi Kepala Suku Brazuca Clan di Madrid
19 July 2019 13:01 WIB
berita
Bek kiri Madrid, Marcelo Vieira siap kembali menjadi pemimpin setelah musim lalu disorot karena penampilan buruknya.-Topskor/Ist.
MONTREAL – Real Madrid kembali di huni Brazuca Clan alias gerombolan pemain Brasil musim ini. Ada lima penggawa asal Negeri Samba tersebut dengan Marcelo Vieira sebagai yang senior. Sejak dulu, Madrid memang kerap diperkuat oleh bakat dari Brasil. Namun telah lama klub berjuluk Los Merengues ini mendapati pemain dari negara Amerika Selatan itu “mengintervensi” skuatnya.

Pada pramusim kali ini, Marcelo tak hanya ditemani oleh Carlos Casemiro, sebab telah ada Vinicius Junior, Rodrygo Goes, dan Eder Militao yang hadir menemani. Marcelo sendiri bisa dibilang sebagai pemimpin dinasti Brasil di Madrid kini, sebab ia adalah pemain yang paling senior; 31 tahun. Selain itu, wingback yang sudah memiliki paspor Spanyol ini adalah bagian yang tersisa dari Brazuca Clan sebelumnya. Yakni di awal ia bergabung, 1 Januari 2007, dengan jumlah yang lebih banyak; tujuh berbanding lima.




Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Minggu Dini Hari WIB
- Mourinho Tolak Madrid demi Tottenham




Pada era sebelumnya itu, eks bek Fluminense FC ini mendapati Roberto Carlos, Cicinho de Cazare, Emerson Ferreira, Julio Baptista, Robinho de Souza, dan Ronaldo Nazario sebagai rekan asal Brasil yang membela Los Merengues. Periode tersebut juga menjadi zaman dengan jumlah pemain senegara asing yang sama berada dalam skuat Madrid.

Marcelo sebagai pemimpin di Brazuca Clan saat ini pun karena ia jadi pemain Brasil yang paling mendapat sorotan dalam pramusim. Konotasinya positif, setelah di sepanjang musim lalu condong negatif. Yakni perihal adanya pembuktian konkret soal bentuk fisiknya yang sepanjang libur musim panas terus dipamerkannya lewat foto di media sosial.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Minggu Dini Hari WIB
- Zidane Bisa Melewati Mou dan Barcelona


Marcelo is finisimo atau Marcelo adalah yang terbaik, jadi istilah yang terus terdengar di Montreal. Bentuk tubuhnya begitu atletis saat ini, dan faktanya sudah ada penurunan enam kilogram dalam berat badannya. Apa yang ditunjukkannya ini adalah bentuk kesiapan sekaligus “jawaban” dari tantangan yang diberikan pelatih Zinedine Zidane.

Sejak musim lalu entrenador asal Prancis itu sudah berkata kepadanya, “Saya mengandalkan Anda.” Dan di bursa transfer, klub sesuai keinginan pelatih merekrut bek kiri lainnya, Ferland Mendy, yang punya citra tak kenal lelah di pramusim. Marcelo sendiri mengakui ia ingin berjuang keras bukan hanya untuk Madrid, tapi demi kembali ke tim nasional.

Kejutan Pemuda

Sementara itu kabar mengejutkan datang dari dua pemuda Brazuca Clan yang ada: Vinicius dan Rodrygo. Jika Takefusa Kubo dan Theo Zidane (dua pemain muda yang juga ikut pramusim) terdaftar untuk tim muda Juvenil A, Madrid C. Penyerang 19 dan 18 tahun itu baru saja didaftarkan di tim muda Juvenil, Madrid Castilla, satu tingkat di bawah tim senior.

Kendati begitu kesempatan membela Los Merengues belum benar-benar sirna untuk keduanya. Masih ada peluang, meski dengan peluang yang berbeda. Menurut regulasi Pasal 226, meski didaftarkan di tim muda, seorang pemain bisa jadi bagian tim senior apabila ia memiliki tingkat partisipasi tinggi di sana, setidaknya main di 10 laga (teratur atau tidak).

Dengan begitu, jelas peluang Vinicius yang memang sudah lebih dulu bergabung lebih besar ketimbang Rodrygo yang kemungkinan akan menjalani musim dengan naik-turun (muda-senior). Di musim lalu eks CR Flamengo itu membuktikan bisa diandalkan, mampu bekerja sama apik dengan Karim Benzema dan punya tiga gol serta 12 assist untuk Madrid.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news