LIGA ITALIA
Lukaku Kembali Menjauh dari Inter
19 July 2019 13:28 WIB
berita
Striker Romelu Lukaku tampaknya sulit digaet FC Internazionale.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Kian hari, optimisme FC Internazionale untuk mendapatkan Romelu Lukaku semakin luntur. Tak ada perkembangan, masih terjebak dalam perangkap harga tinggi yang dipasang Manchester United FC (MUFC). Meskipun belum menyerah terhadap operasi ini, manajemen I Nerazzurri sekarang mulai mempertimbangkan beberapa alternatif lini depan.

Ketidakhadiran Lukaku dalam dua uji coba MUFC di Australia seharusnya menjadi sinyal bagus buat Inter. Artinya, raksasa Inggris tersebut sudah mempersiapkan diri tampil tanpa sang penyerang musim depan. Ditambah lagi, Lukaku juga telah mencapai kesepakatan personal dengan Inter, setuju untuk segera menjajal Seri A.


Baca Juga :
- Manchester United Pertahankan Rojo, Ini Penyebabnya
- Diimbangi Wolves, Bisa Mengganjal Peluang MU Finis di Empat Besar




Namun, harga jadi tembok penghalang. MUFC mematok 83 juta euro, dan tak mau menanggapi tawaran apapun di bawah angka tersebut. Jelas itu pukulan telak buat Inter, klub yang baru bebas dari jerat Financial Fair Play (FFP) dan tidak ingin ambil risiko. Mereka cuma punya anggaran 60-65 juta euro, dan hanya bisa bertambah jika berhasil melego Mauro Icardi (belum ada peminat serius).

Sekarang, yang bisa dilakukan Inter hanyalah terus coba membujuk MUFC, sembari meminta bantuan Lukaku meyakinkan klub untuk melepasnya. Manajemen I Nerazzurri tak bisa menyerah sekarang, karena sudah berjanji memberikan skuat kompetitif kepada Antonio Conte. Lukaku merupakan komponen vital dalam rencana sang pelatih anyar.


Baca Juga :
- Tendangan Melengkung Pemain Ini yang Merobek Gawang MU Menuai Pujian
- Menunggu Alexis Sanchez Dalam 48 Jam


Tentu, usaha pun ada batasnya. Jika akhirnya operasi Lukaku gagal, Inter ingin membawa penyerang lain yang bisa memuaskan Conte. Bukan Edin Dzeko, karena seperti Lukaku, bomber AS Roma itu adalah target utama yang wajib didapatkan. Saat ini, petinggi klub bicara tentang mesin gol yang sama sekali baru, belum pernah diincar sebelumnya.

Di antaranya sejumlah kandidat, dua nama yang menonjol adalah Rafael Leao (LOSC Lille) dan Edinson Cavani (Paris Saint-Germain). Leao adalah penyerang muda yang sedang menanjak, kerap disebut sebagai “Kylian Mbappe dari Portugal”. Berusia 20 tahun, punya kecepatan dan insting gol. Dia berharga 40 juta euro, mahal tapi tak sesulit Lukaku.

Sedangkan Cavani tak perlu diragukan. Bomber kelas dunia, punya segudang pengalaman, termasuk di Seri A. Semasa memperkuat SSC Napoli (2010-2013), dia mencetak lebih dari 100 gol di semua kompetisi. Operasi Cavani takkan menghabiskan dana sebanyak Lukaku, karena dia hanya menyisakan setahun kontrak di Paris, dan sudah berusia 32. Yang perlu dipikirkan Inter mungkin gajinya yang mencapai 12 juta euro permusim.

Dengan waktu yang semakin mepet, Inter mulai merasakan dilema besar terhadap Lukaku. Tenaganya dibutuhkan Conte, tapi kekeraskepalaan MUFC sulit diatasi. Beberapa legenda macam Roberto Boninsegna, Riccardo Ferri, dan Giuseppe Bergomi mengamini bahwa penyerang Belgia tersebut punya kualitas ideal buat Inter, tapi tak setuju bila klub harus terbebani oleh harga selangit.

Lazaro Tumbang

Baru sepekan memulai persiapan pramusim, latihan keras ala Conte sudah memakan korban. Setelah Matteo Politano tumbang di Lugano, kini giliran Valentino Lazaro yang menepi akibat cedera. Winger asal Austria itu mengalami masalah pada otot pahan kanan ketika melakoni sesi pemanasan jelang International Champions Cup (ICC) 2019 di Singapura.

Belum diketahui berapa lama rekrutan anyar dari Hertha BSC itu akan absen, namun Lazaro diyakini takkan main dalam laga pembuka ICC melawan MUFC, Sabtu (20/7) besok. Dia harus menjalani serangkaian tes lagi untuk memastikan seberapa parah cedera yang dialami. Sayap kanan Inter sepertinya akan kembali diisi Antonio Candreva, yang cukup impresif ketika menang atas FC Lugano.*** Dari Berbagai Sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news