LIGA INGGRIS
Ketertarikan Liverpool Merekrut Kembali Coutinho Picu Pro dan Kontra
18 July 2019 15:22 WIB
berita
Liverpool dikabarkan tertarik memulangkan gelandang serang Philippe Coutinho dari Barcelona musim panas ini./AFP
LIVERPOOL – Liverpool FC tampil luar biasa di Liga Primer musim lalu. Mereka meraih 97 poin dan hanya sekali kalah. Namun The Reds tetap harus puas finis sebagai runner-up karena kalah bersaing dengan Manchester City FC. Salah satu penyebabnya adalah absennya sosok pengatur serangan. Pelatih Juergen Klopp tidak lagi punya playmaker sejak Philippe Coutinho hengkang ke FC Barcelona pada Januari 2018.

Meski menjalani musim yang fantastis dan sukses menjuarai Liga Champions, Liverpool dinilai tetap butuh pembenahan guna kembali bersaing pada 2019/20. Apalagi target jelas akan dipancang lebih tinggi. Selain mempertahankan status di Eropa, trofi Liga Primer tentu menjadi keharusan bagi The Reds. Untuk dapat mewujudkannya, Klopp perlu menambah kedalaman skuatnya.


Baca Juga :
- Gemilang saat Lawan PSG, Pemuda Stade Rennes Ini Langsung Dipantau 3 Klub Inggris
- Muenchen Sepakat Tidak Merinci Keuangan Coutinho, Barcelona Malah Bocorkan




Musim panas ini, wacana untuk memulangkan Coutinho ke Anfield muncul. Memang kabar bahwa pemain asal Brasil itu pergi dari Barcelona kian santer terdengar setelah kedatangan Antoine Griezmann di Cam Nou. Ditambah lagi Blaugrana masih berupaya mendatangkan Neymar Junior dari Paris Saint Germain FC (PSG). Pada 2018/19, dalam 54 laga, Coutinho hanya turun 38 kali sebagai starter.

Ini dianggap sinyal bahwa kehadirannya tidak terlalu krusial lagi bagi pelatih Barcelona Ernesto Valverde. Situasi tersebut bisa menjadi momentum bagi Liverpool kembali memboyongnya ke Merseyside. Steve Nicol, mantan bek kiri The Reds periode 1981-1994, meyakini Coutinho merupakan kepingan puzzle yang dibutuhkan Klopp dalam upaya menghentikan dominasi Man. City musim ini.        


Baca Juga :
- Hattrick Antar Pukki Masuk Buku Sejarah Norwich
- Grealish Dituntut Segera Akhiri Rapor Buruk di Liga Primer


“Coutinho akan menjadi tambahan bagus karena fleksibilitasnya. Dia bisa menjadi bagian dari trio serangan atau dimainkan lebih ke tengah,” ujar Nicol. “Hal itu telah diperlihatkannya selama enam tahun membela Liverpool. Dan hal yang lebih penting, Klopp tahu betul kapasitas Coutinho.”

Permasalahannya, publik Anfield terbelah dua terkait dengan wacana memulangkan gelandang serang 27 tahun itu. Sejumlah pihak menilai skenario itu berpotensi menjadi blunder bagi Klopp. Kehadiran Coutinho kemungkinan bakal membuatnya melakukan penyesuaian gaya sepak bola intens Liverpool untuk mengakomodasi sang playmaker. Ini dianggap berisiko merusak ritme yang telah terbangun musim lalu.

Klopp telah memiliki skuat yang sempurna. Sulit membayangkannya mendepak salah satu di antara Mohamed Salah, Roberto Firmino, atau Sadio Mane demi Coutinho. Jika memplot sang pemain di lini tengah, itu juga bisa memunculkan efek negatif. Sektor ini adalah “ruang mesin” Liverpool. Energi yang dihadirkan Fabinho, Georginio Wijnaldum, dan Jordan Henderson sangat vital dalam mendukung serangan maupun pertahanan.

Di samping itu, Klopp masih memiliki pilihan kompetitif seperti James Milner, Naby Keita, Adam Lallana, dan Alex Oxlade-Chamberlain. Sementara untuk mengover lini depan, Liverpool punya Divock Origi, Xherdan Shaqiri, serta penyerang muda Rhian Brewster yang mencetak tiga gol dalam dua laga uji coba pramusim pekan lalu. Artinya, komposisi The Reds sudah cukup sesak untuk menampung Coutinho.  

“Jika mau mengkritisi, Liverpool mungkin kekurangan sosok kreatif karena mayoritas pemain yang ada merupakan pekerja keras. Namun dengan itu, mereka juara Liga Champions dan hanya kalah satu poin dari Man. City. Itu bukti tim ini tidak merindukan Coutinho,” kata mantan striker The Reds era 1991-1992, Dean Saunders. 

Namun semakin banyak opsi tentu bagus. Meski begitu, Liverpool tidak bisa berkaca kepada Man. City. Musim lalu The Citizens merekrut Riyad Mahrez. Winger asal Aljazair itu bukan opsi utama pelatih Josep Guardiola, tetapi kerap menjadi pembeda saat dibutuhkan. Kondisinya akan berbeda dengan The Reds. Coutinho tak sesuai dengan gaya mereka saat ini, Ia tidak punya stamina dan ketangguhan dalam bertahan.

Tetapi keputusan ada di tangan Klopp. Coutinho akan bersedia kembali bermain di Anfield seperti yang telah diungkapkan agennya, Kia Joorabchian. Barcelona pun tidak akan keberatan melepasnya. Namun pelatih asal Jerman itu perlu mempertimbangkan dua plot yang mungkin muncul jika gelandang yang pernah mencetak 54 gol dan 45 assist untuk Liverpool tersebut dipulangkan.***

Rapor Philippe Coutinho bersama Liverpool
Periode: 2012-2018
Total laga: 201
Menit bermain: 14.877
Gol: 54
Assist: 45
Rapor bersama Barcelona
Periode: 2018-...
Total laga: 76
Menit bermain: 4.828
Gol: 21
Assist: 11


Posisi Bermain Philippe Coutinho di Liverpool
Sayap kiri (LW)
Laga: 99
Gol: 33
Assist: 24

Gelandang serang (AM):
Laga: 85
Gol: 15
Assist: 18

Sayap kanan (RW):
Laga: 5
Gol: 1
Assist: 0

Gelandang kiri (LM)
Laga: 4
Gol: 3
Assist: 3

Striker (CF):
Laga: 2
Gol: 0
Assist: 0

Gelandang kanan (RM):
Laga: 1
Gol: 1
Assist: 0

Penyerang bayangan (SS)
Laga: 1
Gol: 1
Assist: 0

I
Penulis
I Gede Ardy E
news