news
LIGA ITALIA
Ini Tenggat Penyelesaian Operasi Mercato Lukaku
18 July 2019 13:52 WIB
berita
Striker Romelu Lukaku dicoret dari laga pramusim.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Tidak ada nama Romelu Lukaku dalam skuat Manchester United FC (MU) pada laga persahabatan melawan Leeds United FC di Perth, Rabu (17/7). Ini merupakan kali kedua beruntun striker timnas Belgia itu urung tampil dalam tur pramusim Tim Setan Merah di Australia. Isu kepindahannya menuju FC Internazionale sepertinya kembali menguat. Namun, pada kenyataannya, operasi masih jalan di tempat.

MU bersikukuh mematok harga 80 juta euro buat tanda tangan Lukaku, sementara Inter hanya sanggup membayar tunai 65 juta euro. Jika ditambah bonus dan klausul, mungkin tawaran I Nerazzurri bisa menyentuh angka 70-75 juta euro—itupun dilunasi dalam jangka tiga tahun. Jadi semua pihak sedang bekerja untuk menemukan kesepakatan ideal. Akhir pekan nanti, kedua klub akan bertarung dalam International Champions Cup (ICC) 2019 di Singapura, kesepakatan seharusnya tercapai sebelum itu.




Baca Juga :
- Taklukkan Tottenham dan City, Solskjaer Bingung MU Tak Bisa Menang Lawan Tim Kecil
- MU Bisa Gigit Jari, Bidikannya Disodorkan Leicester Kontrak Baru




MU ingin kembali dari tur Asia dengan kepastian: apakah Lukaku akan bertahan atau tidak. Pasalnya, Liga Primer akan dimulai pada 10 Agustus, sedangkan jendela transfer Inggris ditutup dua hari sebelumnya. Logis bila mereka membatasi negosiasi pemain paling lama sampai 25 Juli. Jika ada yang pergi, setidaknya klub punya waktu dua pekan mencari pengganti sepadan.

Kini, bola sekarang kembali kepada Inter. Mereka tahu MU adalah klub yang sulit dibujuk, jadi jalan satu-satunya adalah meningkatkan nilai proposal buat Lukaku. Apalagi waktu kian sempit. Bukan hanya MU yang dikejar deadline, tapi juga Antonio Conte. Pelatih baru I Nerazzurri sangat membutuhkan penyerang untuk mempersiapkan tim jelang musim baru.


Baca Juga :
- Jelang Derby Manchester, Berbatov: Aneh, Penggemar MU Ingin Kalah dari City
- Solskjaer Panaskan Derby Manchester, Setan Merah Lebih Besar dari City


Saat ini, pasukan Conte mendarat di Singapura tanpa satupun mesin gol senior. Mauro Icardi dipulangkan ke Milan, sementara Lautaro Martinez masih liburan setelah Piala Amerika 2019. Praktis, Inter cuma mengandalkan sederet darah muda, macam Sebastiano Esposito, Facundo Colidio, Edoardo Vergani, dan Samuele Longo. Tentu akan sulit mengukur kekuatan tim.

“Krisis” penyerang juga memaksa Inter menarik pulang George Puscas. Striker 23 tahun itu sejatinya sudah dilego ke US Citta di Palermo sejak musim lalu (pinjaman dengan kewajiban tebus). Namun, kebangkrutan yang menerpa klub Sisilia membatalkan kesepakatan.  Puscas, yang sedang menikmati  liburan musim panas, seketika diminta mengurus visa dan terbang ke Singapura.

Pemuda asal Rumania itu merupakan salah satu bakat menonjol di tim primavera Inter, namun tak pernah mendapat kesempatan main di skuat utama. Sekarang, dia berpeluang menjadi tumpuan lini depan tim di era Conte melawan klub-klub besar seperti MUFC, Paris Saint-Germain, dan Juventus FC. Meskipun hanya berstatus uji coba, tur Asia bisa jadi kesempatannya membuat kesan positif: baik buat Inter atau peminat di mercato.

“Buat Inter, saya rela berjalan ke belahan dunia manapun. Saya berutang banyak kepada klub ini. Sungguh kehormatan besar bisa kembali mengenakan kostum biru-hitam,” kata Puscas, antusias. Dia memang bukan Lukaku, tapi Inter butuh ujung tombak yang siap bermain.*** Dari Berbagai Sumber

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news