LIGA 1
Persib Akhiri Paceklik Kemenangan, Kalteng Putra Bungkam soal Tunggakan Gaji
17 July 2019 14:15 WIB
berita
Selebrasi pemain Persib saat menghadapi Kalteng Putra Selasa (16/7) malam/Foto: Arief Nugraha K
BANDUNG – Akhirnya Persib Bandung mengakhiri paceklik kemenangan pada kompetisi Liga 1 2019. Berlaga di Stadion Si Jalak Harupat Selasa (16/7) malam, Maung Bandung mengalahkan Kalteng Putra 2-0. Ini memang kemenangan kedua Persib musim ini, namun harus melalui lima laga tanpa kemenangan terlebih dulu.

Si “RX King” Febri Hariyadi menjadi pendongkrak semangat tim dari keterpurukan sekaligus menyelamatkan Persib dari hasil minor berikutnya. Ia memborong dua gol dalam selang waktu tidak terlalu lama, menit ke-68 dan 79. Posisi Maung Bandung pun terangkat dari ke peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 10 poin.




Baca Juga :
- Persipura Sudah Pelajari Permainan Arema saat Kalah 2-6 dari PSM di Makassar
- Persib Bandung Hentikan Dua Rapor Buruk Sekaligus




Grafik performa Maung Bandung pun terus meningkat. Namun, kemenangan itu harus dibayar mahal dengan diusirnya bek Bojan Malisic yang mendapatkan kartu kuning kedua pada injury time. Sebuah kesalahan fatal, mengingat pelanggaran tersebut terjadi hanya beberapa menit sebelum babak kedua berakhir.

Alhasil, Persib bakal tampil tanpa Malisic saat melawat ke kandang PSIS Semarang di Magelang,  Minggu (21/7). Namun dua pemain yang sebelumnya absen,  Ezechiel N'Douassel dan Rene Mihelic, kembali  bisa bermain.


Baca Juga :
- PSS Menang Tipis Atas Kalteng Putra
- Milomir Seslija Menyebut Dua Alasan Arema Kalak Telak dari PSM


Dalam laga kemarin pelatih Robert Rene Alberts cerdik dalam membaca situasi. Ketika babak kedua berjalan 20 menit tanpa hasil, pelatih asal Belanda ini pun langsung merotasi pemain.Usai memasukkan Ghozali Siregar, permainan Persib pun berubah. Ghozali bikin beda dan Febri jadi sosok pahlawan bagi kemenangan Persib.

Meski menang, Robert mengaku laga semalam termasuk alot. "Kami salut terhadap strategi defensif Kalteng Putra. Sulit bagi kami menembus pertahanan mereka, dan kami juga banyak membuang bola yang jadi serangan balik,” kata Robert, usai laga.

“Pada 20 menit babak  pertama kami main bagus. Setelah itu agak tegang lalu  babak kedua kami mulai bangkit dan main lebih rapi. Kami menekan lebih cepat, mengubah gaya main lalu transisi diperbaiki. Terima kasih kepada Febri, paling penting dari laga ini adalah tiga poin karena kami butuh itu," ia menambahkan.

Secara kesuluruhan Robert menilai timnya sebetulnya tidak terlalu banyak bermain bola atas. Umpan terobosan seharusnya jadi strateginya. "Lawan memiliki pemain belakang dengan postur tinggi,  karena itu saya katakan ke pemain jangan terlalu banyak umpan panjang. Maksud bola panjang itu adalah soal umpan silang, " ujarnya.

Soal Malisic harus absen dalam laga berikutnya, Robert tidak mau mengomentari terlalu jauh. Ia hanya mengatakan, yang diputuskan wasit sangat mengejutkan. "Dengan begitu akan saya ganti dengan kejutan lagi," pelatih 64 tahun itu menegaskan.

Di sisi lain, pelatih Kalteng Putra  Gomes de Oliviera menuturkan, kekalahan timnya murni kesalahan teknis. "Semua karena kesalahan komunikasi di lapangan. Kami kalah karena lawan jauh lebih berkualitas," ucap Gomes. Namun secara permainan timnya  sudah berjuang keras dan bermain maksimal sepanjang pertandingan.

"Tapi sekali lagi itu tidak cukup untuk mendapatkan poin penuh. Persib punya pemain berkualitas, tapi kami juga bjsa ciptakan beberapa peluang. Seandainya jadi gol mungkin ceritanya beda, selamat untuk Persib, " katanya. Gomes mengakui, timnya harus segera dievaluasi agar kondisinya tidak seperti itu terus.

Ditanya soal rumor tunggakan gaji pemain yang menimpa Kalteng Putra hingga memengaruhi performa tim, Gomes menolak berkomentar. Demikian pula pemain Kalteng Putra yang coba dikejar TopSkor untuk berkomentar, memilih tutup mulut. *Arief Nugraha K

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id