LIGA ITALIA
Insigne Ingin Bermain di Sayap Kiri
16 July 2019 09:50 WIB
berita
Penyerang Napoli, Lorenzo Insigne, mencoba menguasai bola dalam laga musim lalu.
DIMARO – Lorenzo Insigne ingin melupakan kekecewaan yang dia alami pada musim lalu dan kini dia akan membuka lembar baru di SSC Napoli. Saat ini, penyerang Italia itu sudah bergabung dengan tim asuhan Carlo Ancelotti dalam pemusatan latihan Dimaro, bertekad mempersiapkan fisik dan mental secara maksimal.

Situasi tak mengenakkan sempat melanda Insigne jelang penutupan kompetisi lalu. Performanya menukik, tifosi melontarkan kritik tajam, kemudian muncul isu bahwa dirinya akan hengkang dari San Paolo. Komentar Presiden Aurelio De Laurentiis juga tak membantu, menyebut ikon Napoli tersebut sosok kekanak-kanakan.


Baca Juga :
- Suporter Menurun, Napoli Hanya Jual 9 Ribu Tiket, Inter Memimpin dengan 40.000
- Dzeko Perpanjang Kontrak dengan Roma, Berpengaruh ke Inter, Napoli, Juventus, PSG




Tapi sekarang, kekecewaan berganti motivasi. Insigne tak mau terlalu lama memikirkan hal-hal negatif, coba menjawab komentar miring lewat performa apik. Penyerang 28 tahun itu menjalani persiapan pramusim dengan sungguh-sungguh, seakan ingin membuktikan bahwa label andalan Napoli memang pantas disematkan kepadanya.

Insigne juga merajut kembali komunikasi yang sempat terganggu dengan Ancelotti. Beberapa kali sang kapten terlihat berdiskusi serius dengan mentornya, membahas penyesuaian taktik. Ya, salah satu penyebab rusaknya hubungan Insigne-Ancelotti musim lalu adalah soal posisi bermain. Insigne tidak suka dipasang sebagai penyerang lubang, lebih nyaman beroperasi di sayap kiri.


Baca Juga :
- Sepakat! Hirving Lozano Segera Jadi Milik Napoli! Pecahkan 2 Rekor Sekaligus!
- Lazio Bidik Liga Champions


Pada pola 4-4-2 yang diterapkan Ancelotti sepanjang musim lalu, Insigne sempat tampil apik di lini depan. Namun, jelang kompetisi berakhir, dia mulai kesulitan menjalankan peran tersebut. Gol mengering, kritik berdatangan. Inilah mengapa sang pemain meminta Ancelotti mengembalikan dirinya ke posisi natural di sektor kiri.

Perselisihan Insigne-Ancelotti juga mengganggu perjuangan scudetto Napoli musim lalu, sampai membuat klub ingin menjualnya. Tapi sekarang, itu semua sudah berlalu. Ancelotti siap mendengarkan aspirasi pemain, mengubah taktik demi mengakomodasi kemampuan Insigne. Mungkin pola 4-2-3-1 bisa jadi pilihan, dengan James Rodriguez sebagai trequartista di belakang Arkadiusz Milik.

Soal James, Napoli masih berupaya meyakinkan Real Madrid CF untuk melepas pemain dengan metode pinjaman plus opsi tebus. Namun, raksasa Spanyol bersikeras bahwa siapapun yang menginginkan James harus mampu memenuhi banderol 42 juta euro yang ditetapkan. Inilah yang membuat operasi tak kunjung rampung, sehingga kini muncul Atletico Madrid sebagai pengganggu.

Kedatangan James adalah kunci Ancelotti dalam mengubah pola permainan Napoli. Dengan kapten tim nasional Kolombia itu main sebagai trequartista, artinya Insigne bisa digeser kembali ke sayap kiri. Kreativitas James juga sangat dibutuhkan untuk mngurangi beban pemain lain untuk menciptakan gol. Klub mesti bergerak cepat menyelesaikan negosiasi sebelum rival membajaknya dari genggaman.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat
news