news
LIGA 1
Perseru Badak Lampung Melawan Cuaca Ekstrem, Arema Tantang Main Cepat
16 July 2019 12:53 WIB
berita
MALANG - Dua kemenangan beruntun atas Semen Padang 1-0, Jumat (12/7) lalu di Padang dan Persipura Jayapura 3-1 (4/7) di Malang, mempertebal optimisme pelatih Arema FC Milomir Selsija. Ia yakin tim Singo Edan bakal menggulung Perseru Badak Lampung  FC (PBLFC) dengan skor besar dalam duel di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (16/7).

Bahkan, pelatih asal Bosnia itu mengibaratkan timnya bak mesin jet darat atau Formula 1 yang kian panas dan tengah melaju kencang dengan kembalinya karakter ultra attacking Arema.




Baca Juga :
- Kalahkan Kalteng Putra, Pelatih Madura United Justru Sedih
- Meski Sudah Juara, Bali United Tetap Jaga Tradisi Ini




Karakter permainan itu kembali menjadi warna tim Singo Edan dan terbukti ampuh ketika melindas tuan rumah Semen Padang dan tamunya Persipura. “Kami tidak bermaksud meremehkan kekuatan Perseru Badak Lampung dan kami juga tak pikirkan hasil delapan laga mereka termasuk mampu imbangi Persipura 1-1 di Jayapura,” ucap Milomir.

Setelah sempat meredup pada empat pertandingan pertama Arema musim ini, Milo begitu percaya diri dengan komposisi timnya yang kental dengan kombinasi umpan panjang dan pendek yang mengandalkan kecepatan.


Baca Juga :
- Ini Bujet Persiraja untuk Liga 1 2020
- Preview Persebaya vs Bhayangkara, Bidik Tiga Besar


“Kami sudah kehilangan banyak poin lawan PSS, Borneo FC, dan Tira Persikabo. Anak-anak ada momen bagus bangkit saat melawan Persipura dan Semen Padang dengan gaya khas Arema yang sesungguhnya seperti Piala Presiden 2019 lalu. Lawan Perseru Badak Lampung saatnya kami tambah poin tiga dan gol-gol untuk perbaiki posisi di klasemen,” kata Milomir.

Komposisi 'Kereta Cepat' ketika mengulung Semen Padang pun bakal kembali menghiasi ultra attacking line up tim ini. Adanya 12 gelandang dan penyerang inilah yang disebut kereta api cepat Arema.  “Tak ada alasan kami mengubah the winning team. Attacking line up yang ada sudah bagus dan nyaris tidak ada gap kekuatan dengan pemain di bench. Tentu saja anak-anak harus kerja keras dan main bagus sesuai karakter Arema untuk ambil kemenangan,” ucap Milomir.

Ia tahu Perseru Badak Lampung punya pertahanan bagus dengan kombinasi serangan balik cepat. Menurutnya, itu yang harus waspadai Arema. Untuk mengalahkan Perseru, ia meminta skuatnya main sabar dan tenang ketika membongkar pertahanan lawan yang rapat.

“Sejak kick off harus ambil inisiatif lakukan pressure tinggi, ajak mereka main terbuka, menyerang dengan agresif serta mencetak gol secepat mungkin. Tim Arema dalam situasi yang kondusif dan motivasi tinggi, kami ingin ambil kemenangan keempat, apalagi bermain di rumah sendiri,” ucap Milomir.

Sementara Perseru Badak Lampung justru akan menghadapi kendala cuaca dingin yang tengah melanda kawasan Malang Raya, kisaran 14 dejarat hingga 20 derajat celsius. Hal itu diakui pelatih tim berjulukan Laskar Saburai Badak Perkasa, Jan Saragih.

Bahkan beberapa jam usai timnya memaksa imbang Persipura 1-1 di Stadion Mandala, Jayapura (10/7), mereka langsung terbang ke Malang via Surabaya guna adaptasi cuaca dingin di Malang. Termasuk untuk memulihkan kondisi kelelahan fisik para pemainnya yang dalam dua pekan harus melakoni empat laga Malang-Jayapura-Lampung sepajang 6.960 kilometer atau nyaris 7.000 kilometer.

“Memang kami memiliki waktu recovery dua hari lebih banyak ketimbang Arema. Tapi dua pekan ini kami dari Lampung perjalanan jauh ke Jayapura, kembali Surabaya dan Malang. Itu belum kami harus adaptasi dengan cuaca ekstrem dingin di Malang saat ini, siang saja 20 derajat celsius, apalagi main malam hari. Anak-anak masih letih dan dari cuaca panas sekarang dingin,” ucap Jan.

Tapi, itu bukan alasan bagi Perseru Badak Lampung menyerah. Setelah mencuri satu poin di Jayapura, Perseru  memiliki motivasi tinggi untuk menambah poin di Malang. Dengan diperkuat empat asing dan lokal berpengalaman, seperti Kunihiro Yamashita, Zainal Haq, Marcus Vinícius Vidal Cunha, Francisco Wagsley ‘Torres’ Rodrigues de Sousa Filho, Fernando José Gomes Júnior, dan Talaohu Abdul Musafry, Perseru optimistis bisa meladeni permainan cepat Arema.

 “Seri sudah bagus, ya kalau ada peluang tiga poin tentu akan kami ambil. Memang lawan Arema yang tengah on fire sangat berat. Mereka tim kuat dan bermain bagus di beberapa laga terakhirnya,” kata Jan.***NOVAL LUTHFIANTO

 

 

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news