INFOGRAFIS
Messi Ungguli Ronaldo di Liga Champions
12 July 2019 13:01 WIB
berita
TERBAIK - Lionel Messi masih jadi salah satu pemain terbaik dunia menyusul statistik rasio golnya dengan waktu bermain di Liga Champions.
NYON - Cristiano Ronaldo boleh menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah ada di Liga Champions. Penyerang Juventus FC itu menjadi pemain pertama yang mampu mengoleksi trofi si Kuping Besar hingga lima, satu bersama Manchester United dan empat untuk Real Madrid.

Ronaldo pun masih menjadi memegang rekor top scorer terbanyak, tujuh kali. Jumlah gol CR7 memang mencengangkan. Penyerang dan kapten tim nasional Portugal itu masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions, 127 (termasuk kualifikasi).


Baca Juga :
- Liverpool Percaya Diri dengan Skuat Lama
- Perang Internal Juve




Kendati begitu, dalam statistik yang belum lama ini dikeluarkan Opta, perusahaan analis olahraga asal Inggris, terungkap siapa penyerang paling efektif di Liga Champions. Soal jumlah gol, penyerang FC Barcelona tersebut masih di bawah Ronaldo, 112. Namun, kapten tim nasional Argentina itu menjadi penyerang paling efektif di antara pemain yang mampu mencetak 20 gol atau lebih di babak utama Liga Champions.

Messi ada di urutan teratas daftar Opta karena mampu mencetak satu gol setiap 99 menit. Bandingkan dengan Ronaldo yang perlu 111 menit untuk mencetak satu gol. Mario Gomez, eks striker FC Bayern Muenchen yang kini di VfB Stuttgart, ada tepat di bawah Messi dengan satu gol setiap 102 menit.


Baca Juga :
- Hasil Kualifikasi Liga Champions, Klub Eks Pemain Barito Putera Lolos
- Parejo di Ambang Banyak Rekor


Messi tidak pernah mencetak gol di kualifikasi. Sementara, Ronaldo serta empat striker efektif lain versi Opta, selalu pernah membuat gol di kualifikasi. Gomez dan Ronaldo masing-masing pernah mencetak satu gol. Sedangkan Ruud Van Nistelrooy, dari total 60 gol di Liga Champions, empat di antaranya dibuat di kualifikasi. Filippo Inzgahi juga membuat empat gol dari total 50 golnya di Liga Champions.

Pada Liga Champions musim lalu, Juventus disingkirkan AFC Ajax di perempat final. Namun begiu, Ronaldo menjadi pemain kunci Juve saat melawan Atletico Madrid di babak sebelumnya. Usai tertinggal defisit dua gol saat menjamu Atletico, Ronaldo secara spektakuler membuat hattrick di Stadion Wanda Metropolitano untuk membalikkan keadaan dan mengantar Juve ke delapan besar.

Messi dan Barcelona tersingkir dengan lebih memalukan. Menang 3-0 di Camp Nou dan sangat yakin mampu melangkah ke final, mereka justru dipermalukan Liverpool FC. Saat leg kedua di Anfield, empat gol The Reds tanpa balas memuluskan langkah Mohamed Salah dan kawan-kawan ke final untuk kemudian juara.

Bagaimana musim depan? Ronaldo baru saja membawa Portugal menjadi negara pertama yang menjuarai Liga Negara-negara Eropa (LNE). Di sisi lain, Messi kembali gagal memberikan trofi untuk Argentina setelah disingkirkan Brasil di semifinal Piala Amerika. Yang pasti, keduanya masih akan turun di Liga Champions dan berlomba mencetak gol sebanyak mungkin. Kendati begitu, digelarnya Piala Eropa dan Piala Amerika setelah Liga Champions, bukan mustahil membuat keduanya bermain lebih hati-hati demi mengurangi risiko cedera.***TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER   

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news