TOP FEATURE FOOTBALL
Roda Berputar, Ghozali Siregar Mulai Tersingkir dari Skuat Inti Persib
12 July 2019 13:11 WIB
berita
Sayap Persib Ghozali Siregar/Foto: Ady Sesotya
HIDUP bak roda pedati. Kadang di atas dan lain waktu terdampar ke bawah. Siklus itu, kini menyapa Ghozali Siregar. Pemain sayap Persib Bandung itu harus menerima nasib, bukan lagi pemain bintang yang tidak tergantikan di kubu Maung Bandung.

Pemain kelahiran Dolok Sanggul, Sumatra Utara, 7 Juli 1992, itu tak ubahnya pemain kebanyakan di skuat Pangeran Biru. Posisnya di penyerang sayap tidak lagi ajeg. Sewaktu-waktu bisa direbut rekannya yang lain sehingga melemparkannya ke bangku cadangan.


Baca Juga :
- Daftar Pemain Persib untuk Lawan PSIS
- Persib Minus Dua Bek Inti, Robert Tak Mau Tragedi Kebobolan Empat Gol Terulang




"Persaingan di Persib memang ketat. Tapi itu bagus buat  pemain. Artinya, setiap saat, kami dituntut memotivasi diri sendiri. Itu jadi modal untuk memberikan penampilan terbaik buat Persib dalam kompetisi Liga 1," kata Ghozali, Kamis (11/7).

Pemain yang didatangkan dari PSM Makassar itu baru lima kali tampil dalam kompetisi Liga 1 dari tujuh laga yang dimainkan Persib. Tapi ironisnya, Gozo, sapaan akrabnya, tidak pernah bermain 90 menit. Selalu ditarik ke luar lapangan sebelum wasit meniup peluit tanda pertandingan usai.


Baca Juga :
- Ditanya soal Kartu Merahnya, Bojan Malisic Meradang
- Pemain Persib Absen Bergiliran, Kali Ini Jupe dan Malisic, Pelatih Alberts Harus Putar Otak


Bahkan dalam laga bergengsi Persija Jakarta vs Persib Bandung Rabu lalu, Ghozo sama sekali tidak bermain. Diam terpaku di bangku cadangan. Kontras sekali dengan zaman kepelatihan Mario Gomez musim lalu. Pemain yang mengawali karier senior di Pro Duta FC selalu jadi pilihan utama Gomez.

Siapa pun lawannya, Gomez selalu mengandalkan Gozo untuk memproduksi gol dan kemenangan. Selama Liga 1 2018 di bawah kendali Gomez, Gozo tampil sangat baik. Ia dipercaya tampil 32 kali dengan hanya tiga kali menjadi cadangan. Pemain 27 tahun ini pun tercatat mengoleksi lima gol dan enam assist.

Kini situasinya terbalik. Gozo belum mengoleksi gol. Bermain maksimal untuk membantu timnya meraih suksespun bak jauh panggang dari api. Ada apa dengan Gozo? Adakah ketidakcocokkan dengan skema Robert yang mengambil tanggung jawab dari Miljan Radovic?

Maklum, ketika keduanya berkolaborasi di PSM Makassar pada Liga 1 2017, Gozo jadi pilihan kedua Robert dan jadi penghangat bangku cadangan. Dari 34 laga penyerang sayap 27 tahun itu hanya dimainan 14 kali. Enam kali starter, sisanya cadangan.

"Yang jelas pastilah semuanya juga harus adaptasi lagi. Kita mulai baru lagi bersama-sama, sama pelatih baru juga, dan itu tidak jadi masalah karena ini sepak bola," ujar Gozo.

"Saya dan teman-teman di tim pun harus lebih baik lagi dalam pertandingan selanjutnya. Kompetisi masih panjang dan kami berusaha untuk selalu tampil konsisten," pemain yang sempat berseragam Pelita Bandung Raya itu menuturkan.*Dani Wihara

 

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news