LIGA 1
Pascaduel Klasik, Persib Kehilangan Tiga Pilar saat Menjamu Kalteng Putra
12 July 2019 13:50 WIB
berita
Gelandang Persib Rene Mihelic/Foto: Ady Sesotya
BANDUNG – Keberhasilan Persib Bandung menahan tuan rumah Persija Jakarta Rabu (10/7) lalu dibayar begitu mahal. Sebab dari hasil pertarungan seru yang berakhir 1-1 itu, Maung Bandung sedikitnya harus kehilangan tiga pemain utama pada lanjutan Liga 1 2019 saat menjamu Kalteng Putera, Minggu (14/6).

Dua di antaranya terakumulasi kartu kuning yaitu penyerang Ezechiel N'Douassel dan gelandang serang Rene Mihelic. N’Douassel genap mengantongi lima kartu kuning, sedangkan Mihelic mengoleksi tiga kartu kuning pertama.


Baca Juga :
- Ini Dua Pemain Persib yang Disiapkan Menggantikan Ezechiel N'Douassel dan Rene Mihelic
- Ironi Persib dalam Laga Kandang




Sesuai regulasi, sanksi diberikan saat pemain menerima tiga kartu kuning pertama. Setelah itu, barulah berlaku aturan sanksi akumulasi dua kartu kuning.

Sedangkan satu pemain absen akibat cedera yakni kiper Persib, Muhammad Natshir. Ia terpaksa harus istirahat total menyusul tulang keringnya patah dalam insiden tabrakan keras dengan penyerang Persija, Bruno Matos.


Baca Juga :
- Persib Tanpa Febri Hariyadi dan Ezechiel N'Douassel, Supardi dan Dua Striker Muda Disiapkan
- Belum ada chemistry antara dua penyerang Persib, Ezechiel N'Douassel dan Artur Gevorkyan


Kondisi ini jelas merepotkan jajaran pelatih saat tim sedang membutuhkan kemenangan untuk mengatrol posisi di klasemen maupun membangun momen kebangkitan. Soal banyaknya kartu kuning yang diterima Persib saat lawan Persija, pelatih Robert Rene Alberts enggan menanggapi.

Sebab menurutnya, masalah itu rentan jika dikemukakan. "Kalian tanya saya soal kartu kuning, saya jawab tidak tahu. Soal wasit, saya tidak tahu.  Ada lima kartu kuning (lawan Persija) dan saya benar-benar tidak tahu kenapa. Jika saya tahu pun saya tidak akan bicara. Saya bisa didenda karena membuka mulut," ucap pelatih asal Belanda itu.

Yang jelas, dengan tambahan lima kartu kuning tersebut saat ini pemain Persib sudah mengoleksi total 18 kartu kuning dari tujuh pertandingan. Dengan rata-rata lebih dari dua kartu kuning per laga, Maung Bandung jadi salah satu klub Liga 1 yang terbanyak menerima kartu kuning.

“Akibatnya N’Douassel dan Mihelic dipastikan absen karena akumulasi kartu. Jadi kami harus cari solusinya. Terutama N’Douassel karena dia satu-satunya striker murni ," kata Robert. Ia tetap tenang dan menegaskan banyak pilihan untuk menggantikan keduanya.

"Evaluasi terus berjalan dan kami tidak punya komposisi pemain yang seimbang di tim ini. Jadi harus ada seseorang yang membuat Persib lebih seimbang. Kami ingin segera bangkit. Hanya laga di Surabaya menurut saya yang tidak layak menang selain pertandingan lainnya. Kami selalu persiapkan diri untuk laga berikutnya," ia menegaskan.

Terkait kondisi M. Natshir, Robert mengakui prihatin karena cederanya terhitung parah. "Natshir, mengalami fraktur pada tulang keringnya dan itu menjadi cedera serius. Itu harus dioperasi dan dia pasti akan absen lama karena cedera yang serius itu," ia menjelaskan.

Robert berharap pemain dan bobotoh memberi dukungan kepada Natshir agar mental tandingnya tidak runtuh. Tidak boleh ada caci maki lagi, sebaliknya dukungan positif dibutuhkan seorang pemain ketika sedang menghadapi cedera parah.

"Saya akan kecewa  ketika ada pemain mengalami cedera serius, suporter tidak memberikan dukungan. Seharusnya tidak seperti itu. Harus jaga sikap. Di Eropa ketika ada situasi seperti itu, apa pun timnya harus tetap memberi dukungan. Mereka harus lebih banyak belajar soal sportivitas," ia berharap lagi.

Soal poin, Robert mengaku timnya tidak mencapai target semula yakni kemenangan atas Persija. " Jujur saya kecewa karena gagal meraih tiga poin, tapi patut disyukuri juga ada satu poin dibawa pulang dari Jakarta setelah sempat tertinggal satu gol," katanya.*Arief Nugraha K

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news