TINJU
Lawan Alvarez Masih Jadi Teka Teki
12 July 2019 15:12 WIB
berita
Saul Alvarez (istimewa).
LAS VEGAS – Teka teki soal siapa lawan Saul “Canelo” Alvarez selanjutnya belum terjawab. Deretan nama besar disebutkan tapi belum ada kata sepakat. Terbaru, petinju asal Mesksiko itu dikabarkan kian dekat dengan pemegang gelar juara dunia kelas berat ringan (79,3 kg) versi WBO, Sergey Kovalev.

Potensi terjadinya duel antara Alvarez dan Kovalev makin terbuka setelah adanya pernyataan dari promotor, Frank Warren. Dilansir Fight Sports, belum lama ini, Warren yang merupakan promotor dari Anthony Yarde, lawan wajib Kovalev untuk gelar WBO, menyebut kesepakatan dengan Kovalev hampir selesai.




Baca Juga :
-
-




Bahkan, kedua kubu memilih tanggal dan lokasi, yakni Rusia, 24 Agustus. Tapi, Warren menyebut kliennya akan mundur dan mempersilahkan Kovalev menghadapi Alvarez. Dengan catatan, siapa pun pemenang dalam laga nanti akan menjadi lawan Yarde. Pernyataan ini membuka peluang duel Alvarez-Kovalev.

“Saya tak berpikir Alvarez akan melawan Gennady Golovkin lagi. Canelo tampaknya akan melihat Sergey Kovalev, sedangkan Anthony Yarde ada di antara mereka. WBO telah memerintahkan Kovalev menghadapi Yarde. Tapi, jika pertarungan Canelo versus Kovalev muncul, kami bersedia minggir,” kata Warren.


Baca Juga :
-
-


Pekan ini jadi batas akhir negosiasi Kovalev dengan Yarde. Warren pun akan kembali memastikan apakah Alvarez benar-benar akan naik dua divisi dari menengah (72,5 kg). “Kovalev tahu ada lebih banyak uang jika melawan Canelo. Begitu pula untuk Yarde jika bertemu pemenang duel tersebut,” Warren menuturkan.

Di tempat berbeda, Presiden WBC Mauricio Sulaiman menyebut Kovalev bakal jadi bidikan yang berbahaya untuk Alvarez. “Setiap orang memiliki minat berbeda. Menurut saya, Kovalev akan jadi tantangan paling berat karena Alvarez akan naik dua divisi. Itu akan menjadi pertandingan besar,” kata Sulaiman.

Promotor kenamaan dunia, Bob Arum, juga turut memberi komentar. Menurutnya, duel Alvarez-Kovalev akan benar-benar terjadi seandainya Golden Boy Promotions selaku promotor Alvarez, memberi nominal uang cukup besar kepada Kovalev. Namun, Golden Boy diprediksi tak akan melakukan hal tersebut.

“Canelo ingin bertarung dengan Kovalev untuk gelar lain dan ini laga yang bagus. Masalahnya, mereka telah membuat membuat kubu Kovalev menerima tawaran yang luar biasa dari Yarde. Frank dan Yarde mengatakan bersedia menyingkir karena tahu keuntungan Kovalev-Alvarez lebih besar,” kata Arum.

Alvarez memang memiliki banyak opsi untuk menggelar pertandingan. Situasi ini membuat petinju 28 tahun itu belum membuat keputusan. Nama-nama seperti Gennady Golovkin, Demetrius Andrade, dan Jaime Munguia, sebelumnya santer dikabarkan bakal jadi lawan petinju kelahiran 18 Agustus 1990 itu.

Saat ini, Alvarez tengah jadi sorotan karena tercatat sebagai pemegang gelar juara dunia di dua kelas berbeda. Untuk kelas menengah yang notabene divisi aslinya, Alvarez memegang titel WBA Super, WBC dan IBF. Sedangkan untuk divisi menengah super (76,2 kg), ia mengantongi titel WBA.

Pada pertandingan terakhir di T-Mobile Arena, Las Vegas, 4 Mei 2019, Alvarez kalahkan Daniel Jacobs. Secara keseluruhan kemenangan tersebut mengenapkan kemenangan Alvarez menjadi 52 (35 KO). Sepanjang karier, Alvarez hanya satu kali mengalami kekalahan dan dua di antaranya imbang.*MUHAMMAD RAMDAN

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati