news
LIGA INGGRIS
Mengganti Lampard dengan Cocu, Derby Tidak Salah Pilih
11 July 2019 14:22 WIB
berita
Pelatih baru Derby County Phillip Cocu (ketiga dari kanan) tampak memberikan pengarahan kepada pemainnya./Istimewa
DERBY – Pemilihan Phillip Cocu sebagai pelatih anyar Derby County FC menghadirkan kelegaan sekaligus antusiasme di antara pendukung. Pria 48 tahun asal Belanda tersebut dikontrak empat tahun, 5 Juli lalu. Penunjukkan ini pun membuatnya menjadi juru taktik asing pertama dalam sejarah The Rams.

Setelah mengakhiri karier bermainnya yang mengesankan bersama PSV Eindhoven dan FC Barcelona, termasuk mewakili timnas Belanda, Cocu merintis jalan kepelatihannya. Ia pun sukses membimbing PSV tiga kali juara Eredivisie selama lima musim penuh (2013 dan 2018).




Baca Juga :
- The Blues Sodorkan Giroud demi Zaha
- Kante Nyaman Bermain dengan Taktik Lampard




Di PSV, Cocu memperlihatkan gaya sepak bola yang menarik sekaligus menunjukkan kemampuan kuat untuk mengembangkan pemain. Untuk tahu lebih banyak tentang Cocu, termasuk karier kepelatihannya hingga saat ini, analis sepak bola dari Football- Oranje, Michael Statham mengupasnya.

Keputusan Derby menunjuk Cocu menggantikan Frank Lampard yang hengkang ke Chelsea FC merupakan langkah cerdas. Menurut Statham akan menarik melihat bagaimana ia akan mengimpelemtasikan filosofinya di Pride Park dalam memenuhi misi untuk membawa klub promosi ke Liga Primer.  


Baca Juga :
- The Blues Cari Suksesor Hazard
- Kemenangan Jadi Harga Mati Chelsea


Dengan pengalamannya mengasuh PSV serta raksasa Turki, Fenerbahce SK, bisa dibilang The Rams mendapatkan pelatih yang istimewa. “Meski tidak terlalu sukses di Turki, Cocu memenangi tiga gelar Eredivisie dan membawa PSV ke Liga Champions 2015/16. Saya pikir Derby tahu kualitasnya,” ujar Statham.

“Cocu suka permainan berbasis penguasaan bola, seperti kebanyakan pelatih Belanda, tetapi juga suka jika timnya menyerang. Dia dilatih Louis Van Gaal, Dick Advocaat, dan Ronald Koeman. Di timnas, Cocu membantu Bert Van Marwijk membawa Belanda ke final Piala Dunia 2010,” lanjut Statham soal karakter pelatih anyar Derby itu.

Dengan penjelasan tersebut, suporter The Rams kemungkinan besar akan melihat permainan menyerang dan menghibur pada 2019/20. Cocu siap menyempurnakan apa yang telah dilakukan Lampard musim lalu. Di liga domestik Belanda, PSV mencetak 98 gol pada 2018/19. Itu jumlah terbanyak kedua setelah sang juara AFC Ajax (119).

Ini menunjukkan penekanan Cocu pada sepak bola langsung dan agresif. Namun ia juga sangat concern dengan pertahanan. Terbukti, PSV tim dengan kebobolan paling sedikit di Eredivisie musim lalu (26). Cocu juga mampu mengatur timnya lebih pragmatis saat berlaga di Eropa, dengan persentase kemenangan yang baik juga.

“Cocu telah menunjukkan dirinya dapat membangun tim yang solid sekaligus energik. Dia juga fleksibel, mampu mengadaptasi materi dan cara timnya bermain tergantung lawan yang dihadapi.  Satu hal lagi, Cocu senang memberikan kesempatan kepada pemain muda,” ujar Statham.

Pemain seperti Memphis Depay, Georginio Wijnaldum, hingga Jetro Willems mampu mengembangkan kariernya setelah mendapatkan bimbingan dari Cocu. Jika melihat rekam jejak sang pelatih anyar, sangat mungkin Tom Lawrence dan kawan-kawan bisa menjadi salah satu favorit juara Divisi Dua (Championship) 2019/20.

“Saya yakin Cocu akan sukses besar bersama Derby meski Championship dikenal sebagai salah satu kompetisi yang persaingannya paling ketat. Dia bakal mencoba membangun tim juara dengan sepak bola yang menghibur,” ucap Statham.*NURUL IKA HIDAYATI

Dalam Angka

63,7 – Persentase kemenangan yang dicatatkan Phillip Cocu sepanjang kariernya sebagai pelatih sejak Maret 2012 lalu. Dalam total 248 laga, ia mampu memenangi 158 di antaranya.   

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news