LIGA INTERNASIONAL
Tunisia Optimistis Sudahi Kejutan Madagaskar
11 July 2019 14:25 WIB
berita
Gelandang Tunisia Naim Sliti (kiri) menghindari tekel bek Ghana dalam laga 16 besar Piala Afrika 2019, Selasa (8/7).
KAIRO - Tunisia yakin mampu menyudahi kejutan yang dibuat Madagaskar saat bertemu pada laga delapan besar Piala Afrika 2019 di Stadion Al Salam, Kamis (11/7). Perjalanan Tunisia di Piala Afrika memang tidak terlalu meyakinkan. Tidak satu pun dari keempat laga yang telah dimainkan di Piala Afrika edisi ke-32 ini yang mereka menangi dalam waktu normal.

The Eagles of Carthage hanya bermain imbang dalam ketiga laga di fase grup. Mereka juga hanya menang adu penalti atas Ghana di 16 besar setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.




Baca Juga :
- Karier Penyerang Aljazair Ini Nyaris Tamat karena Doping
- Nigeria Rebut Peringkat Ketiga Piala Afrika 2019 Usai Membekuk Tunisia




Sebaliknya Madagaskar. Mereka memang bukan kekuatan utama sepak bola Afrika. Meskipun begitu, tim berjulukan Barea (hewan sejenis sapi) ini berhasil mengukir sejarah di Piala Afrika 2019 dengan menjadi tim debutan pertama yang berhasil menembus perempat final sejak Tanjung Verde (Cape Verde) pada 2013.

Kontras dengan Madagaskar yang baru pertama kali tampil di Piala Afrika, Tunisia tengah menjalani partisipasi ke-19 di ajang ini. The Eagles of Carthage juga akan melakoni laga ke-10 di perempat final.


Baca Juga :
- Mane Bikin Gentar Pelatih Tunisia
- Jadwal Semifinal Piala Afrika 2019, Senegal Vs Tunisia, Aljazair Vs Nigeria


Tapi, rekor Tunisia di turnamen ini tidak istimewa. Mereka memang pernah juara Piala Afrika pada 2004. Namun, mereka selalu tersingkir dalam lima penampilan terakhir di perempat final.

Meski begitu, gelandang Naim Sliti meyakini performa Tunisia masih bisa lebih baik lagi. “Saya pikir kami bereaksi dengan baik lawan Ghana setelah penampilan buruk di fase grup. Saya sudah tahu kami bakal bangkit,” kata Sliti. “Kami harus terus seperti ini. Kami tidak boleh terbuai oleh kemenangan ini. Kami harus meperbaiki kesalahan-kesalahan kami seperti yang dilakukan saat kami unggul 1-0 atas Ghana. Saat itu kami terlalu banyak bermain di belakang. Kami tidak boleh seperti itu lagi.”

Di pihak lain, Madagaskar yang sempat dipandang sebelah mata, mulai diperhitungkan setelah mengalahkan Nigeria di babak penyisihan dan keluar sebagai juara grup. Barea melanjutkan kejutan mereka dengan mengalahkan Republik Demokratik Kongo lewat adu penalti di 16 besar.

Serangkaian kemenangan yang mengejutkan tersebut telah membuat Madagaskar semakin percaya diri. Gelandang Anicet Abel bahkan optimistis timnya bisa menyingkirkan Tunisia untuk terus melaju hingga ke singgasana juara.

“Kami senang dengan kemenangan atas Kongo dan semua itu menjadi bukti bahwa kami punya kemampuan untuk memenangi Piala Afrika," kata pemain yang membela klub Bulgaria, Ludogorets Razgrad, ini. “Kami kami harus bekerja lebih keras lagi menghadapi laga berikutnya. Kami akan melakukan segalanya untuk bisa melangkah sejauh mungkin di turnamen ini.”*RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho