INFOGRAFIS
Mengulik Persita, Tim Rakus Gol di Awal Liga 2
11 July 2019 09:51 WIB
berita
TANGERANG - Dalam kompetisi Liga 2 2019, Persita Tangerang sementara ini menjadi klub paling produktif. Dari empat laga yang dilakoni, skuat asuhan Widodo Cahyono Putro itu sudah mencetak 10 gol dan hanya sekali kebobolan.

Widodo menilai hasil ini didapat karena karena para pemainnya dapat menguasai pertandingan sejak awal. Khususnya, dua laga terakhir melawan Persibat (4-0) dan PSPS (5-0).


Baca Juga :
- Awas, Persita dan Persiraja! Cilegon United Bisa Menyalip
- Jaga Konsistensi, Persita Akan Rotasi Pemain saat hadapi Persiraja




“Sebenernya performa pemain semua itu aplikasi mereka dalam persiapan latihan. Kemenangan besar itu karena semua pemain bermain dengan baik. Hal ini yang saya inginkan di tim, pemain bermain dengan kerja keras dan semangat juang yang tinggi sejak awal pertandingan,” ujar Widodo.

Widodo yang dikenal sebagai predator pada masanya itu sepertinya sukses menularkan


Baca Juga :
- Sedang On Fire, Persita Berpeluang Puncaki Klasemen Wilayah Barat
- Pendekar Cisadane Unjuk Kekuatan di Kandang, Suporter Puas


agresivitas dan naluri gol yang tinggi ke dalam tim Pendekar Cisadane. Kini, penyerang Persita Sirvi Arfani bahkan menjadi pemain yang paling subur di Liga 2 2019, dengan mengoleksi enam gol.

Widodo juga berharap agresivitas dan produktivitas timnya bisa dipertahankan dalam tur Sumatera. Seperti diketahui, Persita akan melakoni laga away yang cukup berat dengan bertandang ke markas Sriwijaya FC (13/7), Persiraja Banda Aceh (19/7), dan PSMS Medan (23/7). Pagi ini, Persita dijadwalkan bertolak ke Palembang.

“Sebelum kami melakukan laga tandang di Sumatera, persiapan latihan lebih saya tekankan pada penguasaan bola, lalu ada finishing dan transisi dari bertahan ke menyerang. Hal ini yang saya rasa masih ada kekurangan dalam laga tandang kami, mungkin mengenai taktikal akan saya matangkan ketika sudah di Palembang,” katanya.

Menurutnya taktik permainan juga melihat kondisi dan situasi  di lapangan. Karena itu Widodo selalu menerapkan strategi yang berbeda dalam setiap pertandingan.

“Saat melawan PSPS lalu, Arianto saya masukkan. Dia mengubah formasi, tapi dia berhasil untuk menambah gol. Ternyata terbukti, formasi yang berbeda bisa menambah jumlah digit gol maupun mengubah permainan menjadi lebih baik,” kata Widodo.***NIZAR GALANG GANDHIMAR

 

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news