TOP FEATURE OLIMPYC
Pacquiao dan Las Vegas, Peruntungannya Bagus di Kota yang Mendewakan Keberuntungan
10 July 2019 14:10 WIB
berita
Manny Pacquiao saat melawan Lehlohenolo Ledwaba. -TopSkor.Id/Istimewa-
PADA 23 Juni 2001, untuk kali pertama Manny Pacquiao menginjakkan kakinya di atas ring di megahnya MGM Grand Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. Saat ini, lawannya adalah Lehlohenolo Ledwaba dari Afrika Selatan. Pacquiao pun menang TKO di ronde keenam dan sabuk juara dunia bantam super IBF jadi miliknya.

Itulah gelar juara dunia penuh pertama yang dimiliki Pacquiao dan jadi pembuka tujuh gelar lainnya di kelas yang berbeda-beda. Bagi Pacquiao, Las Vegas adalah salah satu kota yang paling bermakna dalam hidupnya. Seperti ada keterikatan emosional antara Pacquiao dan Las Vegas.




Baca Juga :
- Komentar Pelatih Timnas U-19 Cina Setelah Dipermalukan Indonesia
- Reaksi Fakhri Husaini Usai Timnas U-19 Indonesia Menang Atas Cina




Di kota judi di mana keberuntungan jadi dewa di sana, Pacquiao sering sekali dapat untung di sana. Tak lain dari pertarungan yang dimenangkan Pacquiao di Las Vegas. Total, ada 20 kali pertarungan Pacquiao dipentaskan di Las Vegas. Dari jumlah itu, Pacquiao hanya kalah empat kali.

Melawan Erik Morales, Juan Manuel Marquez, Timothy Bradley, dan Floyd Mayweather Jr. Jadi, ada 16 kali kesempatan Pacquiao melempar dadu dan menang di sana. Las Vegas pun juga dapat untung dari Pacquiao secara bisnis. Tingkat okupansi hotel meningkat, pengunjung kasino pun naik saat petinju legendaris Filipina ini bertarung.


Baca Juga :
- Timnas Indonesia U-19 Sukses Gulung Cina
- Timnas U-19 Ingin Obati Kekecewaan Fan Indonesia​​​​​​​


Belum lagi hak siar, sponsor, dan berbagai aspek ekonomi lainnya yang jadi dampak pertarungan yang dilakoninya. Jika wisatawan berharap keberuntungan bisa menang judi di Las Vegas, Paquiao ibarat datang sebagai dewa keberuntungan bagi kota itu sendiri. Utamanya bagi pelaku bisnis di sana.

Nanti, pada 20 Juli, sang dewa akan kembali. Pacquiao yang sudah menganggap Las Vegas adalah rumahnya bakal bertarung dengan petinju bermulut besar asal AS, Keith Thurman. Ada kesempatan Las Vegas mendapatkan sebuah momen berharga  saat itu. Jika Pacquiao kalah, itulah momen terakhir dalam kariernya.

Kemungkinan besar Pacquiao akan pensiun jika kalah. Artinya, momen penutup perjalanannya sebagai juara dunia ditutup di kota tersebut. Jika menang, artinya peruntungan Pacquiao di kota yang mendewakan keberuntungan belum habis. Bisa jadi, dialah dewa keberuntungannya Las Vegas.*

D
Penulis
Dedhi Purnomo
BarC4!