news
UMUM
Timnas Indonesia U-19 akan Jajal Kekuatan Persija U-20
10 July 2019 11:03 WIB
berita
Fakhri Husaini (tengah) menjelaskan strategi permainan kepada pemain timnas Indonesia U-19 - TopSkor/Husni Yamin
CIKARANG – Timnas Indonesia U-19 bisa jadi tak akan menjalani laga uji coba internasional, sebelum bertempur dalam Piala AFF U-18 2019 di Vietnam, Agustus mendatang. Karenanya, Fakhri Husaini, pelatih Indonesi U-19, mencari lawan tanding kuat dengan usia lebih matang.

Salah satunya, Fakhri ingin mencoba kekuatan Persija U-20. Tim ini menjadi bidikan, karena dinilai punya kaulitas mumpuni. Salah satunya, tim asuhan Sudirman ini menaklukkan Persija (senior) dalam laga uji coba. Walau hanya uji coba, keberhasilan tim muda atas tim senior, bukan hal kebetulan.




Baca Juga :
- Gebrakan Baru, Tak Ingin Jadwal Kompetisi Liga 1 2020 Berubah-ubah, LIB Akan Mou dengan Polisi
- Pertandingan Sepak Bola Indonesia Vs Brunei Tetap Digelar, tapi...




Satu tim lainnya yang sedang dijajaki adalah tim Pra-PON DKI. “Pada akhir pekan nanti, akan ada dua laga uji coba lagi di sini (Stadion Wibawa Mukti, Cikarang) sekitar 14 dan 15 Juli mendatang. Saya berharap bisa bermain melawan Persija  U-20 dan tim Pra-PON DKI,” kata Fakhri kepada TopSkor, kemarin.

Selepas dua laga uji coba tersebut, Rendy Juliansyah dan kawan-kawan akan dibawa ke Sidoarjo, Jawa Timur. Skuat Garuda Nusantara rencananya akan bertolak ke Sidoarjo, pada Selasa (16/7) untuk pembukaan Liga 3 2019 zona Jawa Timur. Sekurangnya satu pekan Indonesia U-19 akan berada di Kota Lumpur tersebut.


Baca Juga :
- Timnas 3x3 Putra Optimis Ciptakan Final Ideal
- HUT Persija, Berikut Acara-acara yang Akan Dilangsungkan di GBK


Tak hanya menggelar pemusatan latihan, tim yang juga dipersiapkan untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-19 2020 ini akan melangsungkan dua laga uji coba. Namun, Fakhri belum mengetahui tim apa yang akan menjadi lawan tandingnya. Satu yang pasti, lawn tersebut adalah kontestan Liga 3 2019.

Setelah sepekan di Jawa Timur, tim akan kembali ke Cikarang. Ini menjadi fase terakhir sebelum bertolak ke Vietnam. “Kemungkinan ada pertandingan uji coba dua kali pada 18 dan 20 atau 21 Juli. Kami belum tahu siapa lawan kami di sana, kami baru menerima undangan saja dari PSSI,” kata Fakhri, kemarin.

Sementara itu, Fakhri resmi memulangkan tujuh pemain. Pemain-pemain tersebut telah dipantau selama sepekan dan ditinjau secara seksama kualitasnya dalam dua laga uji coba. Pada uji coba pertama, Indonesia U-19 menaklukkan Barito Putera U-20 dengan skor 1-0, namun takluk 0-1 saat melawan Bhayangkara FC U-20.

Tujuh pemain yang dicoret adalah Mohamad Rafli Ariyanto (Barito Putera), Andi Irvan (Tiga Naga FC), Arya Putra (Borneo FC), Alda Alfareza (Tira Persikabo), Herbert Sokoy (Persipura), Rivaldo Lestaluhu (Tira Persikabo), dan Sadiq Alifta (ASIFA). Tujuha pemain ini berposisi gelandang dan penyerang.

Pemain lini tengah paling banyak dicoret, yakni lima pemain. Ini karena komposisi gelandang cukup menumpuk. Selain ada David Maulana, Brylian Negiehta Aldama, dan Rendy Juliansyah, ada pula Bekham Putra Nugraha, serta Muhammad Supriyadi. Sedang dua lainnya adalah striker.

Dengan kata lain, kini tersisa 26 pemain. Nantinya, hanya 23 pemain yang akan dibawa ke Vietnam. Kemungkinan besar, pemain belakang yang akan dicoret. Pasalnya, saat ini jumlah pemain bertahan ada 11. “Untuk posisi penjaga gawang, sebenarnya saya juga masih mencari sosok yang tepat,” ujar Fakhri.* Sumargo Pangestu

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news