MOTOGP
Vinales: Mustahil Kejar Marquez, Posisi Kedua Adalah Hasil Maksimal
08 July 2019 21:30 WIB
berita
Foto: Crash
SAXONY – Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mengungkapkan bahwa meraih peringkat kedua di balapan MotoGP Jerman sudah menjadi hasil yang maksimal. Itu karena rider Repsol Honda, Marc Marquez, sudah tak bisa dikejar saat balapan.

Marquez berhasil memenangkan balapan MotoGP Jerman yang digelar Minggu (7/7) kemarin. Itu juga menjadi kemenangan kesepuluhnya di Sachsenring.


Baca Juga :
- MotoGP Gelar Uji Coba di Sirkuit KymiRing, Sirkuit MotoGP Finlandia 2020
- Demi Yamaha, Maverick Vinales Harus Bangkit




Selain itu, sejak awal balapan, Marquez menampilkan penampilan yang dominan. Dirinya tidak pernah sekalipun memberikan lawannya kesempatan untuk memimpin balapan.

Maverick Vinales, yang finis di peringkat kedua balapan, sempat menantang kompatriot senegaranya itu. Sayang dirinya tetap tak bisa menyalip Marquez.


Baca Juga :
- Lorenzo Tak Maksimal, Honda Tetap Dukung
- Adik Marc Marquez Masih Akan Bertahan di Moto2 Musim Depan


Vinales sendiri mengaku puas bisa finis di urutan kedua, lantaran Marquez sudah sulit untuk dikejar. Eks rider Suzuki itu juga mengatakan bahwa peringkat kedua sudah menjadi torehan hasil yang maksimal.

“Di awal balapan, saya mencoba menekan dia, mencoba untuk menyalipnya. Sayangnya itu mustahil,” ucap Vinales.

“Saya mencoba untuk menurunkan kecepatan balapan ini tapi nyatanya tidak bisa. Melihat catatan waktu balapan, saya pikir ini sudah menjadi hasil yang terbaik bagi kami, karena mustahil mengejarnya (Marquez),” tambahnya.

Vinales sendiri sebenarnya sempat terlibat dalam perebutan peringkat pertama di MotoGP Jerman dengan Marquez dan Alex Rins. Sayang, Alex Rins jatuh, membuat Marquez melesat semakin jauh. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news