news
LIGA ITALIA
Barella Memilih Inter, Tapi Roma Bisa Membajak dengan Kartu Khusus
03 July 2019 12:32 WIB
berita
Gelandang muda Nicolo Barella bersikukuh ingin ke FC Internazionale.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Nicolo Barella seperti terjebak dalam pertandingan catur yang tak kunjung berakhir. Tarik ulur terus terjadi. Di satu sisi, Cagliari Calcio merasa berkuasa karena memiliki aset berharga di mana penjualannya akan memengaruhi masa depan dan kas klub. Di sisi lain, FC Internazionale dan AS Roma ingin menjadikan gelandang muda itu sebagai penguat barikade tengah.

I Nerazzurri  lebih dulu mengajukan proposal senilai 36 juta euro (sekira Rp575 miliar) plus 4 juta euro dan peminjaman beberapa pemain muda. Namun, tawaran itu dianggap terlalu rendah oleh Cagliari yang mematok 50 juta euro. Alih-alih melanjutkan diskusi, CEO Inter Giuseppe Marotta dan Direktur Olahraga Piero Ausilio malah menghilang.




Baca Juga :
- Duet Lukaku-Lautaro Tak Berkutik, Barella Muncul sebagai Penentu Kemenangan
- Update Hasil dan Klasemen Liga Europa, Jumat Dini Hari WIB




Roma datang mengganggu dengan tawaran 35 juta euro dan Gregoire Defrel. Bagi Presiden Gli Isolani, Tommaso Giulini, ajuan klub ibu kota Italia itu menarik meski dana segar yang diperoleh lebih sedikit. Kesepakatan segera diambil. Tapi operasi belum bisa diselesaikan tanpa persetujuan Barella.

Sikap pemuda 22 tahun itu sudah bisa ditebak. Sejak awal dia menginginkan Inter karena terbujuk dengan rayuan Marotta. Pelatih Antonio Conte juga menghubungi Barella secara pribadi untuk meyakinkan bahwa karakternya diperlukan untuk menjaga soliditas dan keseimbangan tim. Faktor yang paling penting adalah La Beneamata berpartisipasi di Liga Champions.


Baca Juga :
- Atalanta Sedang Frustrasi
- Napoli Makin Runyam


Beberapa kali turun bersama Gli Azzurri Roberto Mancini dan timnas U-21 Luigi Di Biaggio, Barella ketagihan tampil di kompetisi internasional. Tantangan ini disajikan Inter. Sebenarnya Roma juga tampil di Liga Europa musim depan, namun kasta kedua kurang atraktif.

Pengakuan Giulini, “Kami telah mencapai kesepatan dengan Roma dan kami puas,” menjadi alarm bagi Inter. Konon mereka akan mengajak Cagliari bicara dan mempresentasikan formula akuisisi yang baru. Sulit memenuhi permintaan lawan untuk menyertakan Eder, namun Sebastiano Esposito bisa diupayakan, bila perlu ditambah Facundo Colidio dan Lorenzo Gavioli.

Pastinya Roma tak akan menyerah. Mereka ingin menurunkan kartu lain dengan pendekatan psikologis. I Lupi siap memberi gaji 3,5 juta euro , lebih tinggi 500 ribu euro dari yang dijanjikan Inter. Selain itu, keluarganya senang tinggal di Roma ketimbang Milan. Akan lebih menyenangkan seandainya bermain bersama sahabat di timnas, Nicolo Zaniolo dan Lorenzo Pellegrini.

Meski kepastian operasi mercato Barella belum jelas, tapi suporter I Giallorossi terlihat antusias. Di media sosial, mereka mengutarakan harapannya. “Datang ke Roma, pemain hebat”, “Kami menunggu dengan tangan terbuka”, “Anda akan menjadi pilar dalam kebangkitan kami,” atau “Bertindaklah seperti Radja Nainggolan dan memilih kami.”

Wajar kalau publik menaruh harapan besar di pundaknya. Di Seri A musim lalu, dia tampil dalam 35 laga dan hanya menghasilkan 1 gol dan 3 assist. Jika melihat dari perolehan kartunya, 12 kuning dan 2 merah, maka pelatih Barella harus mampu melatih anak buahnya itu mengontrol emosi. * Dari Berbagai Sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news