news
INFOGRAFIS
Prediksi Inggris Vs Amerika Serikat, Semifinal Piala Dunia Wanita 2019
02 July 2019 07:55 WIB
berita
Inggris lewat Ellen White harus bermain cepat dan menekan agar permainan AS tidak berkembang. Tampak White saat melawan Jepang di laga Grup D Piala Dunia Wanita, 19 Juni lalu.
LYON - Tim nasional putri Inggris tinggal dua langkah lagi mencatat sejarah di Piala Dunia Wanita. Namun, tantangan demi merebut gelar Piala Dunia Wanita pertama  bakal sangat berat. Pada laga semifinal Piala Dunia Wanita 2019 di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Lyon, Prancis, Selasa (2/7) malam, juara dunia terbanyak (1999, 2003, 2015), Amerika Serikat (AS), sudah menunggu.

Suasana panas sudah terjadi sebelum laga saat pelatih Inggris Phil Neville menuding timnas AS tidak memiliki “etika”. Neville menyebut dua staf tim AS yang datang ke hotel tim Inggris di Lyon sebagai bagian dari mata-mata persiapan The Lionesses. Tim AS membantah tudingan Neville dengan menyebut pihaknya memang tengah mencari hotel yang pas untuk markas jika mereka lolos ke final pada Minggu (7/7) nanti.       




Baca Juga :
- Bersinar di Timnas Inggris, Bek Leicester Ini Kian Buat Chelsea Tergiur
- Striker Spurs Ini Lebih Baik daripada Beberapa Legenda Inggris




“Sebuah kebetulan yang sebenarnya agak lucu. Saya tidak akan pernah meminta staf untuk melakukan hal seperti itu. Rasanya tidak etis saja melihatnya,” ucap Neville. “Saya mengirim dua orang untuk merencanakan akomodasi tim kami jika lolos ke final. Itu normal menurut saya. Kerjakan saja apa yang harus Anda kerjakan. Itu tidak ada kaitannya dengan kami,” ucap Jillian Ellis, pelatih AS.                

Terlepas dari insiden tersebut, The Lionesses bermain bagus sejak fase grup (juara) hingga dua laga babak knock-out. Mereka menghantam Kamerun (16 besar) dan Norwegia (perempat final) masing-masing dengan skor meyakinkan, 3-0.


Baca Juga :
- Sancho Siap Jadi Andalan Inggris Lagi
- Piala Dunia Wanita 2023 Rencananya Ditambah Jadi 32 Negara


Sebaliknya di kubu AS. Di fase grup, mereka mampu mencetak 18 gol hanya dari tiga pertandingan dan tanpa kemasukan. Kendati begitu, Alex Morgan dan kawan-kawan harus bekerja ekstrakeras di babak knock-out. Spanyol dan tuan rumah Prancis mereka singkirkan masing-masing dengan skor 2-1.

Meskipun begitu, dua gol yang dicetak Megan Rapinoe saat menyingkirkan Prancis patut diwaspadai Neville. Penyerang sayap, 33 tahun, itu tidak hanya mampu menciptakan peluang, assist, dan membuat ruang untuk rekannya di lini depan seperti Morgan, tetapi juga tajam bak striker. Dengan lima gol, Rapione kini sejajar dengan Morgan, serta Sam Kerr (Australia) dan Ellen White (Inggris), di posisi teratas top scorer sementara Piala Dunia Wanita.

Melawan tim sekuat, efektif, dan sekomplet AS, Inggris harus bermain lebih langsung. Semua tim ingin bermain menghibur, banyak operan, dan gaya yang menarik. Masalah bagi Inggris adalah, AS mampu menyingkirkan tim dengan gaya seperti itu.

Salah satu cara untuk mengalahkan AS adalah memanfaatkan lambatnya para pemain bertahan mereka. Untuk itu, tim yang melawan mereka harus mampu bermain cepat dan langsung menusuk jantung pertahanan.

Inggris juga tidak boleh membiarkan AS memimpin skor lebih dulu. Seperti saat melawan Prancis, sekali unggul, AS akan mengunci permainan. Swedia pernah melakukan itu terhadap AS di perempat final Olimpiade Rio 2016. Mereka unggul lebih dulu untuk kemudian bertahan walau AS membalas. Swedia akhirnya menang adu penalti setelah hingga waktu normal skor tetap 1-1. 

Saat melawan Prancis, AS terinspirasi strategi Swedia, tiga tahun lalu. Mereka mencetak gol lebih dulu lalu bertahan dengan meminta semua gelandang membantu pertahanan. Strategi AS ini mungkin konservatif. Namun, dengan pemain depan sekelas Rapione, Morgan, dan Tobin Heath, AS mampu membuat serangan balik yang sangat cepat sekaligus efektif.

Yang menjadi pertanyaan, mampukah kuartet bek Inggris: Lucy Bronze, Millie Bright, Steph Houghton, dan Demi Stokes, menahan serangan cepat trio penyerang AS? Saat melawan Norwegia, Neville sempat khawatir dengan performa Houghton dan Bright. Tetapi, clean sheet melawan juara Piala Dunia Wanita 1995 itu membuat Neville sedikit lega.***TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER  

Perkiraan Pemain
INGGRIS – AS

Stadion: Parc Olympique Lyonnais
Wasit: Edina Alves Batista
Prediksi TopSkor: 45-55

INGGRIS 4-3-2-1
Pelatih:
Phil Neville

1 Bardsley     

2 Bronze
6 Bright
5 Houghton
12 Stokes

8 Scott
10 Kirby
4 Walsh

7 Parris
11 Duggan

18 White

Cadangan: 13 Telford, 3 Greenwood, 17 Daly, 19 Stanway, 20 Carney, 22 Mead, 9 Taylor

AS 5-3-2  
Pelatih:
Jillian Ellis

1 Naeher

5 O'Hara
7 Dahlkemper
8 Ertz
4 Sauerbrunn           
19 Dunn        

16 Lavelle
15 Rapinoe
3 Mewis         

17 Heath
13 Morgan

Cadangan: 18 Harris, 14 Sonnett, 12 Davidson, 6 Brian, 9 Horan, 10 Lloyd, 23 Press

Pertemuan Terakhir:
02/03/19       SheBelieves Cup        AS 2-2 Inggris
07/03/18       SheBelieves Cup        AS 1-0 Inggris

 

 

 

 

 

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news