news
FORMULA 1
Ferrari Hormati Keputusan Panitia Balap yang Tak Berikan Verstappen Penalti
01 July 2019 13:47 WIB
berita
Foto: Crash
SPIELBERG – Ferrari dikabarkan tidak akan mengajukan banding terkait keputusan panitia balap yang tidak Max Verstappen penalti usai balapan GP Austria. Si Kuda Jingkrak sepenuhnya mengormati keputusan tersebut.

Setelah tiga jam melakukan investigasi terkait insiden yang melibatkan pembalap Aston Martin Red Bull Racing, Max Verstappen, dengan pembalap Ferrari, Charles Leclerc, panitia balap memutuskan tidak memberikan penalti kepada Verstappen. Pembalap asal Belanda itu sempat menyerempet mobil Leclerc di lap 69.




Baca Juga :
- Honda Perpanjang Kontrak Jangka Pendek dengan Red Bull Racing
- Momen Duo Ferrari Gagal Finis di Balapan GP Brasil




Pada akhirnya, ini menjadi kali ketiga Ferrari gagal meraih kemenangan yang sudah berada di depan mata. Pertama adalah di GP Bahrain di mana Leclerc tiba-tiba mengalami masalah pada mesinnya, kemudian yang kedua saat balapan di GP Kanada, di mana Sebastian Vettel mendapatkan penalti 5 detik usai balapan.

Menanggapi hal tersebut, ketua tim Ferrari, Mattia Binotto, mengatakan bahwa Ferrari akan sepenuhnya menghormati keputusan panitia balapan. Mereka tidak akan mengajukan banding seperti usai balapan GP Kanada.


Baca Juga :
- Saling Tabrakan, Ferrari Panggil Dua Pembalapnya ke Maranello
- Senggolan di GP Brasil, Vettel dan Leclerc Diminta Bersikap Dewasa


“Walaupun kami tahu bahwa itu (insiden Verstappen-Leclerc) adalah hal yang salah, kami tetap akan menghormati sepenuhnya keputusan panitia balap,” ucap Binotto.

“Kami tetap yakin bahwa ini adalah hal yang salah. Charles memberikan ruang dan itu bukan hal yang salah, kemudian terjadi tabrakan dan pembalap kami didorong keluar dari lintasan. Jadi, kami kira peraturannya sudah jelas, tinggal bagaimana kita menghormati aturan tersebut atau tidak,” tambahnya.

Ferrari pun kembali menambah rentetan negatifnya di musim ini. Sudah 9 seri, raksasa ajang balap jet darat ini tak kunjung menang. ***

loading...
M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news
news