news
TENIS
Potensi Masuk Timnas, Rifanty Akan Minta Dispensasi Kampus
01 July 2019 14:15 WIB
berita
Rifanty Kahfiani
JAKARTA – Rifanty Kahfiani memang gagal menjuarai Pelti Indonesia W15 Jakarta 2019. Namun, kiprahnya di Lapangan Tenis Elite Epicentrum Club, Jakarta, 24-30 Juni, dipuji pelatih tim nasional (timnas) putri, Deddy Tedjamukti. Bahkan, petenis 22 tahun itu berpotensi masuk skuat SEA Games XXX/2019 Filipina.

Kepada TopSkor, Minggu (30/6), Deddy menyebut Rifanty menunjukkan perfoma apik di turnamen berhadiah total 15.000 dolar AS (sekitar Rp 210 juta) itu. Hadir dengan status nonunggulan, dirinya mampu menjejak final. Bahkan, dalam perjalanannya mampu mengalahkan sejumlah unggulan.




Baca Juga :
- Aldila Sutjiadi Raih Emas Pertama dari Cabor Tenis
- Kalahkan Wakil Thailand, Aldila Sutjiadi ke Final Tenis SEA Games 2019




Misalnya pada babak kedua, di mana Rifanty menaklukkan unggulan pertama asal Thailand, Nudnida Luangnam, 6-2, 7-5. Selain itu, dirinya juga mengalahkan sang senior, Jessy Rompies dan unggulan kelima dari Jepang, Michika Ozeki, masing-masing di perempat final dan semifinal.

Sayang, Rifanty seperti antiklimaks di final. Bertemu dengan wakil Belanda, Arianne Hartono, dirinya takluk 2-6, 3-6. “Secara keseluruhan, Rifanty bagus. Permainannya enggak monoton. Kami akan menggelar rapat dan evaluasi, besok (hari ini). Salah satu bahasannya performa Rifanty,” ujar Deddy.


Baca Juga :
- Pertandingan Sepak Bola Indonesia Vs Brunei Tetap Digelar, tapi...
- Timnas 3x3 Putra Optimis Ciptakan Final Ideal


Terkait dengan SEA Games, Deddy mengaku belum menentukan nama yang akan diturunkan. Namun, keberhasilan Rifanty menambah opsi pemain yang mungkin dipilih Pelti dalam pesta olahraga se-Asia Tenggara itu. “Kami terus memantau perkembangan atlet,” ia menambahkan.

“Mereka sudah menjalani pelatihan dan dijadwalkan mengikuti sejumlah turnamen internasional. Dengan performa yang ditunjukkan Rifanty, bukan tak mungkin ia diturunkan di SEA Games. Kami masih terus mengkuti perkembangan dan konsistensi semua atlet,” ujar Deddy.

Di sisi lain, Deddy menuturkan bahwa Rifanty belum memutuskan jika kelak terpilih masuk skuat SEA Games. Ini karena event yang diikuti 11 negara tersebut diprediksi berbenturan dengan jadwal ujian di Universitas Oregon, Amerika Serikat (AS), tempatnya menimba ilmu sekarang.

Tapi, Rifanty bakal berusaha agar dapat dispensasi dari kampus dan bisa membela Merah Putih di SEA Games. “Saya masih berkonsultasi dengan tim kampus karena jadwal SEA Games yang dilaksanakan Desember, bentrok dengan ujian kuliah,” kata petenis yang akrab disapa Rifa tersebut.*MUHAMMAD RAMDAN

 

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news