LIGA ITALIA
Menara Juve, Rabiot dan De Ligt akan Membuat I Bianconeri Tambah Tinggi
01 July 2019 12:58 WIB
berita
Postur jangkung Adrien Rabiot menguntungkan Juventus.-Topskor.id/istimewa
TURIN - Ambisi Juventus FC memenangkan Liga Champions musim depan bisa diwujudkan dengan hadirnya sederet pemain berkualitas. Musim panas ini, misi Direktur Olahraga Fabio Paratici mencari amunisi dengan karakteristik yang sama: unggul dari fisik dan teknik, percampuran ideal untuk menyempurnakan tim yang tidak ada saingannya di Italia.

Kebetulan para pemain incaran mereka berpostur jangkung. Dengan menara-menara tersebut, diharapkan makin tangguh dalam duel udara. Kemampuan itu sangat penting karena mereka dapat melindungi gawang sekaligus menciptakan gol dengan cara lain.




Baca Juga :
- Juventus Pertahankan Puncak Klasemen Usai Bungkam Bologna
- Era Pioli pun Dimulai




Langkah penting dalam operasi mercato Matthijs De Ligt sudah rampung. Direktur Olahraga Fabio Paratici dan Wakil Presiden Pavel Nedved tinggal menunggu sinyal dari agen pemain Mino Raiola dari Amsterdam. Kemungkinan bek remaja itu akan tiba di J Medical, Senin (1/7), setelah tercapai kesepakatan antara Juve dan Ajax senilai 70 juta euro (sekira Rp1,1 triliun).

De Ligt memiliki tinggi 189 cm. Dilihat dari usianya, kemungkinan posturnya bisa terus membumbung. Dia juga memiliki kualitas atletik jempolan dan tahu bagaimana memainkan bola.


Baca Juga :
- Misi Kembali ke Jalur Scudetto
- Atalanta Mencari Kado Ulang Tahun


Incaran kedua adalah Adrien Rabiot dengan tinggi 188 cm. Paratici sudah menyelesaikan negosiasi dengan ibu pemain, Veronique. Gelandang yang berstatus bebas transfer itu mungkin akan menginjak Continassa dalam beberapa hari mendatang. Meski tubuhnya jangkung, mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut sangat luwes dalam menempatkan diri di posisi tepat dan mencuri bola. Kreativitasnya juga patut diacungi jempol.

Bersama mereka, Juve akan menambahkan tinggi tim. Sebelumnya I Bianconeri telah memiliki pilar menjulang, di antaranya Federico Bernardeschi (187 cm), Cristiano Ronaldo (187), Leonardo Bonucci (190), Giorgio Chiellini (187), Rodrigo Bentancur (187) dan palang pintu terakhir Wojciech Szczesny (196).

Paratici ingin menambahkan dengan Sergej Milinkovic-Savic (191) dan Paul Pogba (191). Kedua pemain tertarik dengan prospek tampil bersama Juve, hanya saja proses kepindahan tersendat di level klub. SS Lazio dan Manchester United FC keberatan melepaskan mereka.

Meski mereka bertubuh jangkung, tapi semua paham cara memainkan bola atas dan rendah. Aaron Ramsey adalah pengecualian tapi gelandang ini memiliki kualitas teknik dan kemampuan bermain bagus dengan atau tanpa bola. Jadi tinggi 178 cm masih bisa diampuni.

Di bawah asuhan Maurizio Sarri, La Vecchia Signora ingin mengubah identitas. Tim akan lebih banyak main vertikal dan mengedepankan teknik. Fisik juga dibutuhkan untuk melumpuhkan lawan yang paling kuat.

Tes Medis Pellegrini

Minat Juve terhadap bek muda Luca Pellegrini bukan sekedar rumor mercato. Akhir pekan lalu, klub tersebut merampungkan negosiasi dengan AS Roma. Pemain sayap kiri itu menjadi salah satu syarat mahar, selain 10 juta euro tunai, untuk pelepasan  Leonardo Spinazzola.

Kemarin difensore 20 tahun tersebut menjalani tes medis di J Medical. Setelah itu, pemain yang baru membela tim nasional Italia di Piala Dunia U-20 tersebut akan melanjutkan liburan sebelum bergabung dengan pemusatan latihan.

Pellegrini tidak pernah dianggap penting bagi I Giallorossi. Alhasil, musim lalu, dia dipinjamkan ke Cagliari Calcio. Namun, di mata Sarri dan Paratici, pemuda itu punya talenta yang bisa dikembangkan untuk kepentingan tim. Kecepatannya dalam membangun manuver, mau berlari  dan produktif dalam cross adalah kelebihannya.*** Dari Berbagai Sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita