TENIS
Aldila Sutjiadi Beri Bukti
29 June 2019 09:30 WIB
berita
Aldila Sutjiadi
JAKARTA – Aldila Sutjiadi dan Rifanty Kahfiani jadi harapan Merah Putih untuk menyabet titel Pelti Indonesia W15 2019. Kedua petenis tersebut memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan lawan masing-masing di Lapangan Tenis Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (28/6).

Aldia yang berstatus unggulan kedua melaju ke empat besar setelah menyingkirkan Sakura Hondo dengan dua set langsung, 6-1, 6-3. Hasil positif juga diraih Rifanty, bedanya, petenis muda itu menyingkirkan sang senior, Jessy Rompies, 6-3, 7-6(6). Catatan ini sekaligus melanjutkan tren apik Rifanty.  


Baca Juga :
- Dari Justin Barki untuk Indonesia Merdeka
- Hanya 41 Menit, Justin/Ruan Taklukkan Pasangan Vietnam-Thailand




Dengan adanya dua wakil di semifinal, peluang Indonesia meraih gelar pun kian terbuka. Namun, Aldila lebih dulu berhadapan dengan wakil Belanda, Arianne Hartono, untuk memperebutkan tiket final. Arianne sebelumnya mengalahkan unggulan keempat asal Jepang, Ramu Uide, 6-2, 6-3.

Pertandingan ini bakal jadi yang pertama bagi keduanya. Dilihat dari peringkat WTA, Aldila yang menempati posisi ke-451 dunia. lebih diunggulkan daripada lawan yang kini ada di urutan ke-781. “Pasti seru. Yang pasti, saya harus bekerja keras agar bisa lolos ke final,” ujar Aldila, usai laga, kemarin.


Baca Juga :
- Awal Gemilang Putri Indonesia
- Ganda Indonesia Incar Semifinal


Namun, peraih emas ganda campuran Asian Games XVIII/2018 bersama Christopher Rungkat itu patut waspada. Arianne yang memiliki darah Indonesia, mampu menjejak final dalam turnamen yang digelar di lokasi sama, pekan lalu. Bahkan, levelnya lebih tinggi yakni ITF World Tour W25.

Sayang, Arianne dikalahkan Riza Ozaki dari Jepang, 6-4, 6-1. Aldila sejatinya tampil apik di Elite Club Epicentrum karena belum kehilangan set. Pada babak pertama, ia mengalahkan Ai Yamaguchi, 6-4, 6-0. Kemudian, ia juga menang dua set langsung atas petenis India, Mihika Yadav, 6-0, 6-2.

Aldila menuturkan, kunci kemenangan di perempat final, kemarin, ketenangan. “Pada set pertama, saya main cukup baik hingga membuat lawan banyak melakukan kesalahan. Tapi, di set berikutnya, lawan menunjukkan peningkatkan. Saya pun berhasil mengantisipasi pukulannya,” ujar Aldila.

Sama seperti Aldila, Rifanty juga tampil apik. Meski berstatus non-unggulan, petenis 21 tahun itu terus membuat kejutan. Hebatnya, Rifanty selalu menang dua set atas lawan-lawannya. Pada babak pertama, ia tanpa kesulitan mengalahkan wakil Amerika Serikat (AS), Zeba Jamal, 6-0, 6-0.

Pada babak kedua, kelahiran 19 Februari 1998 itu secara mengejutkan menaklukkan unggulan pertama asal Thailand, Nudnida Luangnam, 6-2, 7-5. Pun demikian saat lawan Jessy. “Tipenya (Jessy) mirip dengan unggulan pertama yang saya kalahkan di babak kedua, pukulan flat keras,” kata Rifanty.

Dengan rentetan hasil positif ini, Rifanty pun semakin percaya diri melangkah ke semifinal. Pada fase ini, dirinya akan kembali menghadapi petenis unggulan, Michika Ozeki, yang menempati seeded kelima. Kemarin, petenis asal Jepang tersebut mengalahkan Yexin Ma dengan skor 3-6, 6-4, 6-2.

Jika mengacu pada peringkat dan pengalaman, Rifanty jelas tidak diunggulkan. Namun, merujuk pada pencapaiannya sejauh ini, bukan tidak mungkin dirinya kembali membuat kejutan di Elite Club Epicentrum. “Saya yakin bisa menang lagi atas Ozeki seperti tahun lalu di Solo,” Rifanty menuturkan.*MUHAMMAD RAMDAN

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news