LIGA INTERNASIONAL
Komentar Pelatih Amerika Mengenai Kebobolan Pertama di Piala Dunia Wanita 2019
25 June 2019 17:56 WIB
berita
Kiper Timnas Wanita Amerika Serikat, Alyssa Naeher, tak bisa menggapai bola tendangan Jennifer Hermoso / Foto: istimewa
REIMS - Timnas Wanita Amerika Serikat untuk pertama kalinya harus memungut bola di Piala Dunia Wanita pada Senin (24/6). Itu saat mereka menghadapi Spanyol di babak 16 besar.

Amerika berhasil melangkah ke babak perempat final Piala Dunia Wanita 2019. Akan tetapi, ada harga yang harus dibayar mahal oleh juara bertahan turnamen sepak bola wanita paling bergengsi di dunia itu.


Baca Juga :
- Arema FC Perkenalkan Apparel Baru, Pasca tak Lagi Gandeng Munich X
- Tragis! Kepala Pembalap Ini Dihantam Motor Lawan, Penonton Unggah Videonya




Proses gol Spanyol pun bisa dibilang beruntung. Pasalnya, saat kiper Amerika, Alyssa Naeher, memberi passing ke Becky Sauerbrunn, bek yang menerima bola dari Naeher kurang memperhatikan sekitar.

Alhasil, bola direbut oleh penggawa Spanyol, yang kemudian bolanya diberikan ke Jennifer Hermoso. Hermoso melesakkan bola ke tiang atas di saat Naeher berada di luar posisinya.


Baca Juga :
- Hasil Undian Grup Piala Dunia U-17 2019, Argentina dan Spanyol Satu Tempat
- Tidak Hanya Makin Cantik, Bando Pink Alex Morgan Punya Arti Mulia


Jill Ellis selaku pelatih Amerika, memberikan komentarnya terhadap kebobolan pertamanya di Piala Dunia Wanita 2019 ini. Ellis menganggap bahwa kedua pemain yang melakukan kesalahan itu sudah move on dari momen horor tersebut.

"Itu adalah momen yang sulit baginya, tapi saya tetap menghargai usaha mereka," ucap Jill Ellis.

"Itu adalah momen yang bisa menghancurkan tim, tapi untungnya tim bisa mengesampingkan hal tersebut dan move on."

"Dia (Naeher) berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan. Tapi setelah melakukan kesalahan, dia tidak tenggelam dalam momen tersebut. Dia adalah seorang optimis dan untungnya memiliki mental yang kuat," Ellis mengakhiri.

Di perempat final sendiri, Amerika akan menghadapi Prancis. Prancis akan mendapatkan keuntungan, lantaran mereka merupakan tuan rumah turnamen. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news