news
OTO SPORT
Rea Ungkap Masalah Ban di WSBK Misano
24 June 2019 13:18 WIB
berita
Jonathan Rea (Istimewa)
MISANO – Pembalap Kawasaki Racing Jonathan Rea memenangi lomba pertama dan kedua di Sirkuit Misano, San Marino, 22-23 Juni. Hasil ini didapat setelah Alvaro Bautista kesulitan di trek basah pada lomba pertama, dan terjatuh saat sedang memimpin pada lomba kedua.

Rea sebenarnya kesulitan di trek kering pada Superpole, Minggu (23/6), atau tiga jam sebelum lomba kedua. Ia finis kelima dan berjarak tujuh detik dari Bautista yang keluar sebagai pemenang. Diragukan tampil kuat pada lomba kedua, Rea justru tampil cepat dan amankan poin penuh.




Baca Juga :
- Dovizioso Beruntung Bisa Turun di GP San Marino
- Mantan Pembalap MotoGP Ini Sarankan Valentino Rossi ke WSBK




“Ini lomba yang luar biasa dan saya sempat kesulitan dengan ban, terutama bagian depan yang tidak memiliki daya cengkeram. Saya tak mencoba menekan sejak awal dan hanya menjaga ritme. Hasil ini tentu menyenangkan bagi tim karena kemenangan penting bagi kami,” kata Rea.

Pria asal Inggris itu mengatakan, putaran ketujuh Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) sulit baginya. Terutama karena cuaca yang cepat berubah dan berbeda dari lomba pertama dan kedua. Ia pun merasa beruntung karena dapat menyelesaikan lomba meski ada insiden kala Superpole.


Baca Juga :
- Performa Terus Menurun, Bautista Frustrasi
- Rea Incar Kemenangan di WSBK San Marino


“Ini lomba yang sulit dari semua aspek. Saya mencoba tidak kehilangan ritme balap. Tapi, ZX-10RR bekerja dengan baik di segala kondisi. Motor sangat stabil tapi keadaan trek berubah di tiap lap. Saya senang karena berhasil menjaga ritme balap dan menikmati lap terakhir,” kata Rea.

Keberhasilan ini membuat Rea hanya berjarak 16 angka dari Bautista yang memimpin klasemen dengan 330 poin. Hal itu membuat Rea berpeluang mengambil alih posisi pertama pada lomba berikutnya. Terlebih, putaran kedelapan di Sirkuit Donnington Park, Inggris, lomba kandang.

“Hasil ini benar-benar penting, bukan hanya untuk posisi di klasemen. Saya membutuhkan ini untuk memotivasi diri sendiri dan tim. Tak ada yang lebih indah selain kemenangan. Apalagi di Misano, terasa spesial karena di sini kali pertama saya merayakan kemenangan 10 tahun lalu,” ujar Rea.

Bautista yang gagal mengamankan poin penuh, kecewa karena tak berhasil maksimalkan peluang pada lomba kedua. Pasalnya, ia yakin dapat meraih kemenangan seperti pada Superpole. Sayang, perhitungan yang salah saat masuk Tikungan 4 membuatnya hilang daya cengkeram ban depan.

“Cukup sulit mencatat waktu yang baik. Tapi, saya tak khawatir dengan kecepatan motor dan mungkin hanya Rea yang punya kecepatan bagus. Apa pun dapat terjadi saat lomba dan kami (mereka) memiliki peluang yang sama baiknya saat tampil di trek kering,” Bautista menambahkan.

Pembalap Aruba.it Racing Ducati itu mengaku kerap melakukan kesalahan dalam balapan kali ini. Ia pun menegaskan bakal memperbaiki dan berharap tampil cepat di Sirkuit Donnington Park, 6-7 Juli nanti. “Saya harus melatih kesabaran dan berkonsentrasi agar tak membuat kesalahan,” kata Bautista.*MUHAMAD FADLI RAMADAN 

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news