LIGA 2
Bandung United Tak Risau Meski Kalah dalam Laga Pembuka Liga 2 2019
24 June 2019 11:43 WIB
berita
Pemain Bandung United Tantan menekel lawan - TopSkor/Sri Nugroho
CILACAP – Bandung United mendapat pelajaran penting pada laga pertamanya dalam ajang Liga 2 2019. Bermain di Stadion Wijyakusuma, Cilacap, Minggu (23/6), Bandung United kalah telak 0-3 dari tuan rumah PSCS. Setumpuk pekerjaan rumah pun sudah menanti Liestiadi, pelatih Bandung United.

Syaiful Bahri menyumbang dua gol pada menit ke-62 lewat eksekusi penalti dan menit 88, sedang satu gol lainnya dicetak striker muda Arbeta Rockyawan pada menit ke-78. Bandung United juga memiliki satu penalti, namun eksekusi M Azis melenceng ke sisi kiri Ravi Murdianto, kiper PSCS. 




Baca Juga :
- Jadwal Pertandingan Liga 2 2019, Senin 21 Oktober, Tiket Terakhir!
- 5 Tim Sudah Dipastikan Degradasi ke Liga 3




“Secara keseluruhan, sebenarnya anak-anak sudah tampil bagus. Saya merasa puas meski kalah. Dengan kekalahan ini, akan jadi evaluasi tim untuk laga-laga berikutnya,” kata Liestiadi seusai laga. Dia menambahkan, tim binaan Persib ini terkendala dengan kondisi stamina pemain yang belum prima.

Saat berburu dengan waktu, Liestiadi menuturkan, dia kembali terkendala dengan bek Fabiano Beltrame yang belum bisa diturunkan. “Sebenarnya, manajemen sempat menjanjikan Fabiano sudah bisa berlaga. Namun ternyata tiga hari sebelum kick-off, dia tetap belum bisa diturunkan,” Listiadi menjelaskan.


Baca Juga :
- Persija Putri dan Persipura Putri Jadi Buruan Tim Liga 1 Putri 2019
- Tak Bisa Menggelar Laga, PSM Bisa Dinyatakan Kalah WO dari Persija


Dengan waktu mepet, Liestiadi berburu pemain untuk mengisi posisi Fabiano. Akhirnya mendapatkan bek gaek, Aang Suparman.  Mengenai proses gol, Liestiadi tak mau berkomentar, terutama tentang penalti. Ia hanya mengakui organisasi permainan dan komunikasi pemainnya tidak berjalan dengan baik.

Pada laga kedua, Bandung United akan ditantang PSGC di Ciamis. Pada saat bersamaan, PSGC takluk 0-1 dari Persita di Stadion Galuh, Ciamis. Karenanya pekan antara keduanya diprediksi berlangsung sengit. Apalagi ada nama Herrie Setyawan, eks pelatih Persib, yang kini menangani PSGC.

Sementara itu, pelatih PSCS Djoko Susilo mengatakan, cukup kaget dengan kemenangan telak tiga gol tanpa balas yang didapat anak asuhnya. Ini sama sekali di luar dugannya. “Kalau optimistis menang, sejak awal kami optimistis. Namun, tidak terbersit sedikit pun bisa menang 3-0 seperti ini,” ucap Djoko.

Diakuinya, sempat kesulitan pada babak pertama, dia lalu mengubah strategi, khususnya di lini depan. Joko menarik gelandang senior Jemmy Suparno dan memasukkan striker muda Arbeta Rockyawan. Ia juga Menarik striker Indra Setiawan digantikan Taryono yang memiliki jam terbang lebih tinggi.* Dani Wihara/Nizar Galang G

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.