TOP OPINI FOOTBALL
Gila Bersama Liga Akrobat Indonesia
23 June 2019 11:01 WIB
berita
JAKARTA - Liga 1 2019 ini bisa dikatakan sebagai kompetisi paling aneh. Satu contoh saja yang dijadikan olok-olok kalau liga ini tidak normal.

Bagaimana mungkin, ada tim yang beruntun memainkan laga kandang sampai 4 kali. Sebaliknya ada tim yang bermain tandang 4 kali, beruntun! Tapi ini nyata terjadi di Indonesia.


Baca Juga :
- Persela Andalkan Rafinha, Arema Lupakan Mimpi Buruk di Lamongan
- Pemain Muda PSM Menjawab Kepercayaan, Tirakabo Disikat 2-0




Situasi ini dicatat Bali United dan Persija. Bali United adalah tim yang 4 kali main kandang beruntun. Sedangkan Persija merupakan tim yang 4 kali main tandang, beruntun.

Tidak heran bila sekarang Bali United nangkring di peringkat teratas. Menyapu 4 laga kandang dengan kemenangan.


Baca Juga :
- Cula Badak Akhirnya Makan Korban di Lampung
- Daftar Pemain Persebaya Away ke Magelang


Sementara Persija, belum sekalipun mampu menang. Paling banter seri dua kali, di kandang PS Barito Putera dan Persela.

Memang ada andil Persija yang menukar laga kandang menjamu Bali United di pekan ketiga lalu. Yang parahnya disetujui begitu saja oleh operator kompetisi, PT LIB. Sebagai operator kompetisi seharusnya punya ketegasan untuk menjaga kualitas kompetisi ini.

Kalau tukar menukar jadwal dan segala jenisnya yang ke depan kita tidak pernah tahu masih terus terjadi, maka kualitas liga ini patut dipertanyakan. Termasuk operator kompetisinya. Pun federasi yang menunjuk operator.

Ini baru di Liga 1, belum bicara kompetisi di bawahnya yang sering lebih ambyar dari tahun ke tahun. Entah Liga 2 atau Liga 3.

Akhirnya opini yang singkat ini hanya ingin mengatakan, kalau liga kita masih abal-abal. Jangan bicara profesionalisme. Mimpi saja barangkali terlalu jauh. Terlalu banyak akrobat di liga kita.*Ari DP

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
news