LIGA TOPSKOR
Sebanyak 31 Pemain Lolos ke Seleksi Tahap Kedua Tim TopSkor Indonesia
19 June 2019 09:49 WIB
berita
Seleksi TSI tahap pertama telah berakhir, kemarin. Foto TopSkor/Ady Sesotya
BOGOR - Seleksi tahap pertama tim TopSkor Indonesia (TSI) goes to Gothia Cup Cina 2019 rampung, Selasa (18/6). Dari total 79 pemain yang dipanggil, hanya sembilan yang tidak hadir.

Secara umum, tim pelatih yang dikepalai Yunus Muchtar itu puas terhadap performa seluruh pemain seleksi. Yunus mengakui para pemain seleksi memiliki kemauan keras untuk berjuang, mempunyai teknik olah bola yang baik, dan attitude yang cukup positif.


Baca Juga :
- TVN: Topskor Indonesia Melakukan Serangkaian Uji Coba Sebelum ke Cina
- Skrining Play-off Liga TopSkor U-12 Rampung




“Namun yang namanya seleksi, tentu harus ada lanjut dan tidak. Saya pribadi jujur cukup kesulitan dalam menentukan pemain yang harus ditinggalkan. Karena profil mereka dari segi kualitas bermain di setiap posisi perbedaannya cukup tipis,” kata Yunus.

Namun, ia harus segera mengerucutkan pemain karena waktu persiapan yang mepet. Pekan ini proses seleksi tahap kedua akan digelar. Tim pelatih akhirnya sudah menentukan 31 pemain yang lolos ke seleksi tahap selanjutnya.


Baca Juga :
- TopSkor Indonesia Menang Selusin Gol
- Jajal PaSS Parung, TopSkor Indonesia Coba Mengeksplorasi Peran Lini Kedua


Seleksi tahap kedua ini akan berlangsung selama tiga hari: Kamis (20/6), Sabtu (22/6), dan Minggu (23/6) di lapangan Universitas Trisakti, Nagrak, Ciangsana, Bogor. Pada seleksi tahap kedua nanti, tim pelatih akan lebih detail dalam melihat perbedaan kualitas dari pemain.

“Memiliki teknik dan skill individu saja tidak cukup. Mereka harus kuat dalam duel satu lawan satu, tidak mudah menyerah, dan yang pasti memiliki mental tak mau kalah," Yunus melanjutkan. “Karena tim dibangun dengan pemain-pemain bagus, cakap, untuk memenangkan pertandingan.”

Untuk mendapatkan pemain yang benar-benar siap untuk bersaing di level internasional, Yunus pun berpesan kepada pemain yang lolos seleksi tahap kedua untuk menjaga pola hidup sehat. Dalam artian, mereka harus mulai belajar hidup selayaknya atlet profesional.

“Seperti mengatur pola makan, jajanan, dan kurangi waktu bersentuhan dengan gadget atau main game online sampai larut malam. Itu pasti akan mengganggu proses perkembangan mereka sebagai calon atlet masa depan,” kata Yunus.*FURQON AL FAUZI

 

 

Pemain yang Lolos Seleksi Tahap Kedua

Kiper: Raufa (UNI), M Deryl (Asia FS)

Belakang: Imam Badrujaman (ISA), Samuel (Asia), M Revansyah (Kabomania), M Arka (Villa 2000), Ilham R (Citeureup Raya), Randy (Persib), M Fadli (ISA), Sadewa (Tunas Cileungsi), Bintang Ramadan (Villa 2000), M Fiqih (Tajimalela), Farhan (RMD)

Tengah: Taufikul Hakim (Kabomania), Nathaniel (Asia), Raihan Hafiz (ISA), Ahmad Syauki (Salfas Soccer), M Riski (ISA), Raditya Agustin (Matador Mekarsari), Farel (Saint Prima), Rafi Yuwanda Saragih (Siaga Pratama), Doni Pamungkas (Bina Taruna)

Depan: Aditia R (Kabomania), Bagas Prayoga (Asia), Odillo Pinutusta (ASIOP), Malik Kaldi (Matador Mekarsari), Bani Satriani (UNI Bandung), Bima Petra (Kabomania), Adrian Irfansyah (TMP SoccerOne), Aqbala (Matador Mekarsari), Rizaldi Putra (ISA)

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news