news
BASKET
Parade Juara Toronto Raptors Diganggu Aksi Teror, 4 Terluka dan 3 Orang Ditangkap
18 June 2019 14:38 WIB
berita
Fan Toronto Raptors turun ke jalan untuk merayakan kesuksesan tim kesayangannya menjuarai NBA / Foto: BBC Sport
TORONTO – Toronto Raptors menjadi juara NBA musim ini. Mereka mengadakan parade juara di pusat kota Toronto. Akan tetapi, momen bahagia tersebut berubah menjadi momen horor, karena terdapat aksi terror di dalamnya.

Di saat 1,5 juta fan Toronto Raptors turun ke jalan untuk merayakan kesuksesan tim kesayangannya menjuarai NBA, terdapat aksi teror yang terjadi. Aksi teror ini pun memakan korban berjumlah 4 orang, yang mengalami luka-luka.




Baca Juga :
- Kuarter Empat Mendebarkan, Bucks Kalahkan Thunder Secara Dramatis
- Lakers Ditaklukkan Raptors, tapi LeBron Tetap Triple-Double




Kepolisian kota Toronto mengungkapkan, mereka berhasil menangkap 3 orang pelaku yang membawa senjata api saat parade Raptors sedang terselenggara.

“Kami telah menangkap orang-orang yang saat itu sedang membawa senjata api, dan dari situlah investigasi kami berjalan,” ucap kepala kepolisian Toronto, Mark Saunders.


Baca Juga :
- Warriors Masih Hidup untuk Play-off NBA
- Lagi! LeBron Catatkan Triple-Double, Lakers Taklukkan Bulls!


Saat ditanya apakah ada target spesifik yang diincar oleh pelaku atau memang aksi teror yang sudah direncanakan, juru bicara kepolisian, Allison Sparkes, menegaskan bahwa investigasi masih berjalan dan sedang mencari motif awal para penembak.

Momen kebahagiaan Toronto Raptors berubah menjadi horor saat salah satu fan yang berada di jalan mendengar teriakan dari arah belakang parade. Fan yang berada di belakang kemudian mulai berlarian ke berbagai arah dan mulai membuat panik fan lain.

Saat kejadian ini terjadi, MVP final NBA, Kawhi Leonard, kemudian perdana menteri Kanada, Justin Trudeau, serta wali kota Toronto, John Tory, sedang memberikan sambutannya di atas panggung parade. Karena diperintahkan untuk tetap tenang, ketiganya tetap memberikan sambutannya di atas panggung. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news
news