news
LIGA INGGRIS
MU Akan Lakukan Segala Cara demi Menjaga Rashford
17 June 2019 14:40 WIB
berita
Marcus Rashford (kanan) mendengarkan instruksi dari pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer/Istimewa
MANCHESTER – Kegagalan musim lalu membuat Manchester United FC (MU) harus berbenah  untuk menatap 2019/20. Sebab, pada 2018/19, skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer hanya finis di peringkat keenam Liga Primer yang membuat Setan Merah gagal menembus Liga Champions dan harus puas hanya tampil di Liga Europa.

MU pun segera mengambil langkah cepat. Akhir pekan lalu mereka sudah mendapatkan rekrutan pertamanya di bursa transfer musim panas ini, Daniel James. Selain winger 21 tahun itu, Setan Merah juga masih memburu sejumlah pemain berkualitas seperti Gareth Bale, Antoine Griezmann, hingga Harry Maguire.




Baca Juga :
- Inilah Alasan Spurs Pilih Mourinho
- Kontribusi Gol MU Paling Signifikan bagi Inggris




Di sisi lain, MU juga dihadapkan pada masalah mempertahankan sejumlah bintang mereka. Salah satunya adalah Marcus Rashford. Penyerang 21 tahun ini memang menjadi salah satu komoditas pada jendela transfer. Dua klub raksasa Spanyol FC Barcelona dan Real Madrid CF dikabarkan tertarik memboyongnya dari Old Trafford.

Dengan iming-iming tampil di Liga Champions musim depan dan nama besar kedua tim, Rashford diyakini bakal tergoda. Selain itu, sang penyerang telah memasuki akhir masa kontraknya yang akan habis pad Juni 2020 mendatang. Itulah mengapa, Setan Merah harus berusaha keras untuk bisa mempertahankan Rashford.


Baca Juga :
- Suhu Ekstrem, Penggawa MU Dilarang Keluar Lebih dari 10 Menit Saat Tandang ke Astana
- Manchester United dan PSG di Barisan Depan Berburu Pochettino


Terutama karena ia merupakan produk akademi MU. Rashford promosi ke tim utama pada 2015/16 lalu ketika Setan Merah masih dilatih Louis Van Gaal. Sejak itu, pemain timnas Inggris itu menjelma sebagai salah satu pemain dengan kontribusi positif. Termasuk, di Liga Primer musim lalu dengan mengemas 10 gol dari 33 pertandingan.

Catatan tersebut menjadikannya pemain tersubur ketiga Setan Merah bersama Anthony Martial. Torehan Rashford hanya kalah dari gelandang Paul Pogba (13 gol) dan striker Romelu Lukaku (12 gol). Namun, ia jauh mengungguli winger Alexis Sanchez yang justru hanya mampu mengemas satu gol.

Padahal, jika menilik bayaran yang diterima keduanya, ibarat bumi dan langit. Rashford hanya menerima 45 ribu paun (sekitar Rp 814 juta) per pekan. Sementara, Sanchez merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Old Trafford, yakni mencapai 400 ribu paun setiap minggunya.

Salah satu solusi untuk membuat Rashford bertahan di Manchester, tentu saja pihak klub harus mengatasi kesenjangan tersebut. MU perlu melipatgandakan bayaran untuk sang pemain. Bila perlu, Setan Merah mungkin harus bersedia memberikan 300-350 ribu paun. Jika tidak, sulit bagi MU mempertahankan Rashford dari godaan Barcelona atau Madrid.

DNA Klub

Dengan kemungkinan hengkangnya Lukaku yang terus dikaitkan dengan FC Internazionale, mempertahankan Rashford menjadi fokus utama MU. Pasalnya, sang pemain rencananya diproyeksikan Solskjaer untuk menjadi striker utama. Sang pelatih percaya Rashford mampu menjalani peran sebagai pemain no. 9 Setan Merah. 

Meski memiliki karakter dan gaya permainan yang berbeda dengan Lukaku, namun ia juga tangguh dalam duel udara. Kelebihan Rashford dibanding sang rekan adalah kecepatan, kemampu dan dribel, serta piawai mencari ruang. Ini membuatnya menjadi pemain ideal dan sangat dibutuhkan Solskjaer musim depan.  

“MU harus mengupayakan segala cara untuk mempertahankannya,” ujar mantan kapten MU Bryan Robson terkait masa depan Rashford. “Dia representasi dari filosofi klub yang dimulai Sir Matt Busby dan dipertahankan Sir Alex Ferguson, yakni pemain muda sebagai DNA tim. Rashford adalah bagian dari itu.”*** CHOIRUL HUDA

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news