INFOGRAFIS
INFOGRAFIS: Menebak Pelatih Baru Chelsea
12 June 2019 11:44 WIB
berita
Frank Lampard/Istimewa
LONDON – Liga Primer 2018/19 sudah berakhir sejak 12 Mei lalu. Alias, genap sebulan setelah Chelsea FC sukses finis di peringkat ketiga klasemen yang memastikan mereka lolos ke Liga Champions musim depan. Namun sejauh ini, klub berjulukan The Blues harus bersiap mencari pelatih baru.

Masalahnya, secara de facto, jabatan tersebut masih diduduki Maurizio Sarri. Pelatih asal Italia itu dikontrak sejak 14 Juli 2018 hingga 2021 mendatang. Hanya, masa depan Sarri masih gelap. Sebab, pria 60 tahun ini dikaitkan kembali ke negerinya. Juventus FC jadi tujuan Sarri berikutnya.


Baca Juga :
- Jadwal Liga Inggris Pekan 6, Sabtu-Minggu 21-22 September 2019
- Liverpool Cari Pelampiasan




Meski masih memiliki kontrak dua musim lagi, Chelsea dikabarkan telah setuju untuk melepas juru taktik yang mempersembahkan trofi Liga Europa 2018/19 tersebut. Kini klub pun mulai sibuk mencari pengganti. Beredar enam calon pelatih The Blues. Mereka terdiri dari mantan pemain, pelatih, hingga yang sosok baru. Berikut, nama-nama tersebut:

Frank Lampard


Baca Juga :
- Barkley Tidak Akan Kapok Mengeksekusi Penalti
- Chelsea Butuh Kreativitas dan Ketajaman Mount Saat Menjamu Liverpool


Legenda hidup Chelsea dan sepak bola Inggris ini menjadi calon kuat suksesor Sarri. Meski masih minim pengalaman melatih, Lampard memiliki hubungan yang erat dengan publik Stamford Bridge, markas The Blues. Pria 40 tahun ini memperkuat  klub London Barat tersebut sejak 2001 hingga 2014.

Dalam periode itu, Lampard mempersembahkan 13 gelar untuk Chelsea. Termasuk, trofi Liga Champions 2011/12 yang diraih secara dramatis usai mengalahkan FC Bayern Muenchen di babak final. Sejak 31 Mei 2018, Lampard melatih Derby County FC di Divisi Dua (Championship).

Jose Mourinho

The Special One tidak pernah benar-benar lepas dari ikatan dengan Chelsea. Tak heran, Mourinho juga menjadi salah satu kandidat. Pelatih asal Portugal ini memiliki sejarah panjang bersama The Blues. Pria 56 tahun ini dua periode mengarsiteki Chelsea pada 2004-2007 dan 2013-2015.

Kendati selalu berhenti di tengah jalan, faktanya Mourinho berhasil memberikan delapan gelar bergengsi. Termasuk tiga trofi Liga Primer (2004/05, 2005/06, dan 2014/15). Namun Chelsea bukan satu-satunya klub yang dihubungkan dengan Mourinho. Newcastle United FC yang juga dikaitkan dengan pelatih yang sukses memberikan treble (tiga gelar) untuk FC Internazionale pada 2009/10 tersebut.

Massimiliano Allegri

Lima scudetto beruntun untuk Juventus FC merupakan bukti prestasi dan tangan dingin seorang Allegri. Pelatih yang akrab disapa Max ini pun menyudahi petualangan bersama si Nyonya Besar pada akhir musim lalu. Tujuannya jelas, ingin mencari tantangan baru.

Chelsea diprediksi bisa menjadi pelabuhan berikutnya yang menarik bagi Allegri. Selain deretan trofi domestik di Italia, ia juga sukses membawa Juventus dua kali lolos ke final Liga Champions. Itu tentu saja merupakan nilai tambahan dari eks arsitek AC Milan tersebut.

Erik Ten Hag

Dengan materi pemain muda dan seadanya, Ten Hag sukses menyulap AFC Ajax. Dari klub semenjana menjadi salah satu kuda hitam yang menakutkan di Eropa musim lalu. Ya, Ten Hag mengantar Ajax meraih Eredivise 2018/19 dan melaju ke semifinal Liga Champions untuk kali pertama sejak 1995/96 silam. Apalagi, dengan strategi ofensif yang diusung bisa membuat Chelsea jadi tontonan menarik bagi fan.

Javi Gracia

Muda dan energik. Demikian, gambaran nyata untuk Gracia. Pelatih 49 tahun ini ramai disorot musim lalu. Utamanya, karena sukses membawa Watford FC menjadi runner-up Piala FA 2018/19. Sementara, di Liga Primer, Gracia mengantar The Hornets ke papan tengah dengan berada di peringkat 11. Kekurangannya satu. Pria Spanyol ini belum mampu meraih gelar dari beberapa klub yang ditangani.

Steve Holland

Kenyang pengalaman dalam sepak bola Inggris. Tepatnya, saat menjabat sebagai asisten pelatih di Chelsea pada 2011 hingga 2017 dan kini di timnas Inggris. Holland bisa menjadi alternatif untuk menangani Chelsea. Apalagi, mengingat saat jadi asisten pelatih, pria kelahiran 30 April 1970 ini turut berkontribusi atas enam gelar The Blues. Teranyar, ia turut membawa Inggris meraih posisi ketiga Liga Negara-negara Eropa (LNE).*** CHOIRUL HUDA

I
Penulis
I Gede Ardy E
news