LIGA 2
Mitra Kukar Belum Juga Mendapatkan Pelatih Menatap Liga 2 2019
12 June 2019 14:32 WIB
berita
Gelandang anyar Mitra Kukar Atep Rizal (kanan) tampak ceria saat berlatih dengan rekan setimnya./Foto: Husni Yamin
PALEMBANG – Tiga tim degradasi Liga 1 musim 2018 yaitu Sriwijaya FC (SFC), PSMS Medan, dan Mitra Kukar, masing-masing fokus pematangan tim jelang dimulainya Liga 2 2019. Salah satunya SFC yang lega sudah menyelesaikan seluruh utang kepada pemainnya musim 2017 dan 2018.

Hal ini diungkapkan Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Selasa (11/6). Ia mengatakan, selain persiapan tim yang digodok oleh pelatih, manajemen juga bergerak cepat melunasi utang yang sempat belum dilunasi.


Baca Juga :
- Persita vs PSGC, Persita Bakal Main Merapat
- Kalahkan Perserang, Bukti Sriwijaya FC Sudah Berubah Warna




"Kami harus lunasi sebelum Liga 2 dimulai. Kalau belum kami tidak dapat ikut Liga 2, jadi soal utang ini penting juga selain persiapan teknik dan taktik," kata Faisal. Menurutnya, terakhir SFC melunasi sisa gaji  pemain asing Alan Hendrique, yang ditransfer melalui anjungan tunai mandiri ke Brasil.

"Total 28 pemain musim 2018 dan dua pemain di 2017 kami sudah bayar, baik uang muka dan gaji yang belum dibayar," ujar dia. Faisal mengaku, sejatinya manajemen Laskar Wong Kito tidak memiliki uang. Pelunasan sisa gaji dan uang muka tersebut adalah dana talangan.


Baca Juga :
- Paceklik Kemenangan Berlanjut, Bhayangkara FC Darurat Pelatih
- Puja Abdillah: Tidak Masalah Main di Liga 2


 "Untung saja pak Hendri Zainuddin (manajer SFC), dapat memberikan dana talangan uang pribadinya untuk SFC, yaitu total lebih dari Rp3 miliar," katanya. Selain itu, secara teknis tim, para penggawa SFC sudah siap menghadapi Liga 2 2019. Latihan perdana yang awalnya dipimpin pelatih kiper Fery Rotinsulu, diambil alih Kas Hartadi yang baru tiba.

"Selasa ini pemain masih mendapatkan materi latihan peningkatan fisik pada pagi harinya. Sore hari kami sudah masuk ke latihan taktik untuk melawan Perserang," ucap Kas. Ia bersyukur, semua pemain sudah bergabung latihan tanpa ada yang absen.

Berbeda dengan SFC yang bersiap sejak lama jelang Liga 2, PSMS baru bersiap beberapa hari.  Asisten pelatih PSMS Edy Syahputra mengatakan, sebelum menghadapi PSPS Riau 22 Juni, tim Ayam Kinantan sudah bersiap sejak Sabtu (8/6).

"Waktu persiapan kami singkat. Sehingga materi latihan kami kompleks, kombinasi latihan fisik, taktik, stamina, dan mental," kata Edy. Ia mengaku, total pemain PSMS yang akan berlaga di Liga 2 mencapai 25 pemain. Sudah termasuk kempat pemain anyar yang baru bergabung, yaitu mantan pemain Borneo FC dan Persija Jakarta.

"Sebelum laga perdana Liga 2, kami sudah mengagendakan tiga laga uji coba. Dua kali di Riau dan satu kali di Aceh. Lalu kami bertolak ke Riau pada 20 Juni nanti," kata Edy.

Informasi tim yang baru degradasi lainnya, Mitra Kukar belum mendapatkan pelatih. Padahal Liga 2 segera digulir kurang dari dua pekan. Saat ini Naga Mekes masih ditangani asisten pelatih Sukardi Kardok dan pelatih fisik Asep Suryadi.

Sementara itu perkembangan  tim-tim promosi Liga 2 salah satunya Persewar Waropen, sudah siap menatap Liga 2. Pelatih Persewar, Carolino Ivakdalam mengaku, timnya sudah siap tempur melawan Persatu Tuban pada 22 Juni mendatang.

"Total pemain kami menghadapi Liga 2 sebanyak 25 pemain. Kami sudah satu bulan bersiap dan menjalani training center (TC) di Jawa Timur, dan melakoni beberapa laga uji coba. Kami sudah siap untuk Liga 2," katanya.

Carolino melihat, peta persaingan di Liga 2 musim 2019 cukup ketat. Namun ia optimistis timnya mampu bersaing karena kualitas tim Liga 2 beda-beda tipis. "Kecuali tim Liga 1 mereka ada pemain asing, kalau kualitas tim Liga 2 hampir sama," ucap dia.

Menurutnya, saat ini tim pelatih masih me-maintenance performa yang sudah baik dicapai saat TC dan ujicoba dan terus memoles kekurangan yang masih terlihat.

Sedangkan PSGC Ciamis juga semakin mantap menatap Liga 2. Dari situs resmi PSGC, setelah libur sepekan skuat PSGC mulai menjalani latihan di Stadion Galuh Selasa (11/6) sore. Seriusnya PSGC di Liga 2 2019, salah satunya dengan mendatangkan eks stopper naturalisasi Sriwijaya FC,  Bio Paulin yang sudah turut bergabung dalam latihan.

Pelatih  Heri Jose Setiawan hanya memiliki waktu persiapan sekitar dua pekan sebelum Liga 2 dimulai,  Heri harus bergerak cepat  memantapkan skema permainan. Menu latihan perdana PSGC yang diberikan pelatih  tidak terlalu berat, hanya latihan pressing dan latihan keluar dari pressing serta di akhiri dengan game kecil.*Agustian Pratama

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news