LIGA 2
INFOGRAFIS: Liga 2 Rasa Liga 1, dari Merger hingga Bertabur Bintang
12 June 2019 12:10 WIB
berita
Gelandang PSIM Raphael Maitimo - Foto TopSkor/Jessica Margaretha
JAKARTA - Kompetisi Liga 2 2019 akan dimulai 22 Juni mendatang. Sebanyak 23 tim bersaing memperebutkan tiga tiket promosi ke Liga 1 musim depan. Persaingan musim ini pun diyakini bakal lebih menarik, ketat, panas, dan sengit.

Hal ini juga tak lepas dari mergernya beberapa tim yang ditunjang dengan geliat perekrutan pemain terbaik. Di antaranya Aceh United yang musim ini menjadi Babel United, serta Bogor FC yang pindah homebase ke Sulawesi menjadi Sulut United.


Baca Juga :
- Ini Penyebab Bandung United Tetap Terpuruk meski Sudah Diperkuat Empat Pemain Persib
- PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Bandung United




Babel United bahkan menargetkan lolos ke babak delapan besar. Artinya, skuat asuhan I Putu Gede Santoso tersebut sudah siap bersaing dengan tim-tim sarat pengalaman di Wilayah Barat seperti Persita, Persiraja, PSCS Cilacap, Cilegon United, dan dua tim degradasi dari Liga 1 2018: PSMS dan Sriwijaya FC.

Demi ambisi tersebut, Babel United mendatangkan pemain senior berpengalaman Agus Indra Kurniawan dan eks kiper timnas U-19 Gianluca Pagliuca Rossy. “Target empat besar saya pikir tidak terlalu muluk bagi tim yang memang bertransformasi dari Aceh United,” kata staf tim Babel United Darwis Sakmoto.


Baca Juga :
- Buta Kekuatan PSMS Medan, Wildan Ramdani Bakal Tampil Enjoy
- Bandung United Tidak Melihat Nama Besar PSMS Medan


Masuknya Blitar United yang diakusisi menjadi Persib B juga kian menyemarakkan persaingan di Wilayah Barat. Tim satelit Persib Bandung tersebut diprediksi bakal menjadi batu sandungan.

Meskipun baru melakukan persiapan, tim yang diasuh Liestiadi tersebut tidak hanya ingin mejadi pelengkap. Beberapa pemain senior sudah dipastikan menjadi bagian Persib B. Sebut saja striker veteran Saktiawan Sinaga dan Tantan.

Bek berdarah Brasil Fabiano Beltrame yang tengah mengurus proses naturalisasi juga disiapkan untuk membela Persib B. Persaingan di Wilayah Barat diyakini bakal lebih merata karena hampir semua kontestan ditangani para pelatih lokal yang cukup memiliki nama besar dan kapasitas.

 

Grup Timur

Dari Grup Timur, akan ada 11 tim yang bertarung di wilayah ini menyusul berpindahnya Blitar United atau Persib B ke Wilayah Barat. Dari 11 kontestan, melihat materi pemain yang dimiliki, ada beberapa klub patut dikedepankan sebagai kandidat kuat penguasa Grup Timur. Mereka adalah PSIM Yogyakarta, Mitra Kukar ataupun Persiba Balikpapan menjadi tim yang memiliki materi pemain terbilang gemerlap.

PSIM paling pantas dikedepankan untuk menempati posisi empat besar Grup Timur karena memiliki materi pemain bertabur bintang mulai lini belakang hingga depan. Seperti, pemain terbaik Liga 2 2018 Ichsan Pratama hingga pemain naturalisasi asal Belanda, Raphael Maitimo. Sedang di lini depan, ada sosok legenda sepakbola Indonesia yang juga pemain naturalisasi asal Uruguay, Cristian Gonzales. Tim ini juga dipimpin mantan bek Persib Bandung dan Bhayangkara FC, Vladimir Vujovic.

“Target kami adalah promosi ke Liga 1. Namun tentu harus kerja keras melalui beberapa tahap yakni babak delapan besar, semifinal hingga final untuk dapat tampil juara dan mendapat tiket ke Liga 1,” kata Vujovic.

Sementara Mitra Kukar yang memiliki materi tak kalah gemerlap dan kenyang pengalaman di Liga 1, harus membuktikan kelasnya di kompetisi kasta kedua nanti. Naga Mekes adalah tim degradasi dari Liga 1 2018, sayangnya pada dua laga uji coba terakhirnya Mitra Kukar harus terjungkal. Dikalahkan Babel United 0-3 dan kalah 2-3 dari tim Liga 3 Persika Karawang adalah rapor merah yang wajib segera diperbaiki.

Nama-nama beken macam kiper Geri Mandagi, Wiganda Pradika, Abdul Gamal, Ahmad Bustomi, Anindito Wahyu hingga Atep sebenarnya harus bisa menjadi jaminan kualitas untuk menakutkan lawan. Belum lagi gelandang masa depan andalan timnas Indonesia U-23, M Luthfi Kamal yang masih menghuni tim asal Tenggarong itu.  

Sedangkan Persiba Balikpapan kini hadir dengan gairah baru di bawah investor barunya Gede Widiade. Dua musim sudah Beruang Madu ada di kasta kedua. Tidak heran jika mereka ingin segera kembali ke kasta tertinggi, Liga 1.

Dibawah asuhan pelatih Salahudin, Persiba dihuni banyak pemain pengalaman. Taufiq Kasrun, Dani Pratama, Sahrul Kurniawan hingga Beny Ashar dan Beni Okto akan menjadi amunisi penting Persiba untuk dapat bersaing dan menapak ke babak berikutnya sebagai wakil dari Grup Timur. Sedangkan tim kuda hitam yang diprediksi memberikan kejutan adalah Persis Solo, Sulut United (Bogor FC) hingga Persik Kediri yang merupakan tim promosi dari Liga 3.*** FURQON AL FAUZI/ SRI NUGROHO

 

 

 

 

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news