FORMULA 1
Ricciardo Yakin Renault Bisa Bersaing dengan Tim Terbaik F1
12 June 2019 11:30 WIB
berita
Daniel Ricciardo dan Valtteri Bottas
MONTREAL – Pembalap Renault Daniel Ricciardo merasa puas dengan performa R.S.19 pada putaran ketujuh di Sirkuit Montreal, Kanada, Minggu (9/6) atau Senin dini hari WIB. Pasalnya, ia memberi tekanan kepada driver Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas, meski belum konsisten karena mengganti ban lebih awal.

Hasil di Kanada sekaligus yang terbaik bagi Renault, musim ini. Mereka menempatkan Ricciardo di posisi keenam dan Nico Hulkenberg di urutan ketujuh. Tapi, Hulkenberg mengaku tak senang karena bisa finis di depan rekan setimnya itu. Faktor ban jadi penyebab mengapa ia percaya diri.


Baca Juga :
- Line Up Sementara Pembalap Formula 1 Musim 2020: 11 Pembalap Belum Pastikan Bertahan
- Tunjukkan Perbaikan, Verstappen Tak Pernah Gagal Finis




“Hal positifnya adalah bisa menekan Bottas dan bertarung dengan Mercedes untuk beberapa lap. Itu cukup mengesankan. Saya akan senang jika dapat melakukan itu dengan Max (Verstappen). Tapi dia memiliki kecepatan yang baik, ban lebih segar, hingga lebih mudah melewati saya,” kata Ricciardo.

Pria asal Australia itu mengaku tak ingin menekan mobil terlalu keras ketika berduel dengan Bottas yang mengendarai W10. Biar bagaimanapun, mobilnya tak secepat Mercedes. “Ketika ia datang, saya mencoba bertahan. Saya membuat ban bekerja sedikit lebih keras tapi itu baik,” ujarnya.


Baca Juga :
- Verstappen Yakin Penuhi Target Red Bull di F1 2019
- Janji Mercedes di F1 GP Hungaria


Pertarungan dengan Bottas membuat Ricciardo yakin jika pengembangan mesin Renault berjalan baik. Mengingat di awal musim ia cukup kesulitan dan kerap mengalami masalah teknis pada bagian mesin. Namun, pada Grand Prix (GP) Kanada, ia tak merasakan masalah dan mobil dapat melaju kencang.

“Apa yang kami tunjukkan sepanjang balapan adalah ketika lawan memiliki keuntungan dengan DRS, kami memiliki kecepatan yang bagus di trek lurus. Saya merasa di sana kami bisa memperkecil perbedaan. Tapi masih ada banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan hingga musim ini berakhir,” tutur Ricciardo.

Prinsipal Renault Cyril Abiteboul menegaskan hasil di GP Kanada menjadi titik tolak tim. Ia pun ingin kecepatan yang ditunjukkan sepanjang balapan terakhir, berlanjut ke putaran berikutnya di Sirkuit Paul Richard, Prancis, 23 Juni mendatang. Hasil itu membuat mereka makin kuat di papan tengah konstruktor.

“Kami harus melanjutkan ini. Dengan Daniel di posisi keenam dan Nico di posisi ketujuh, merupakan hasil terbaik dalam kondisi seperti sekarang. Pembalap mengalami kesulitan sepanjang akhir pekan lalu. Tapi, Daniel cukup mengesankan di kualifikasi dan membuat kami tersenyum lebar,” kata Abiteboul.

Lomba berikutnya merupakan laga kandang bagi Renault dan Abiteboul berharap pembalap finis lima besar. Ia mengatakan bahwa timnya terus mengembangkan mesin agar lebih kuat dan bertenaga. Ia pun yakin hal lebih baik akan datang setelah melihat kemampuan R.S.19 di GP Kanada.

“Kami langsung fokus pada GP Prancis karena di sana, kami berencana tampil lebih kuat. Kami masih berkonsentrasi dan sadar akan pekerjaan yang harus diselesaikan. Tapi, mesin telah membuktikan kekuatan di sirkuit yang paling menantang bagi kami dalam kalender balap Formula 1 (F1),” ujar Abiteboul.*MUHAMAD FADLI RAMADAN 

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news