LIGA ITALIA
Conte Yakin Hentikan Juve
12 Juni 2019 12:31 WIB
berita
Pelatih FC Internazionale Antonio Conte tertawa lepas bersama Presiden Steven Zhang.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Antonio Conte memulai dominasi Juventus FC di Seri A, delapan tahun lalu, dan kini siap menghentikan siklus tersebut. Dipercaya sebagai pelatih anyar FC Internazionale, pria 49 tahun itu yakin bisa menyaingi kekuatan mantan timnya tersebut pada musim depan. Menurutnya, para pemain I Nerazzurri punya potensi tak terbatas untuk meraih sukses.

Pada 2011/12, musim perdananya sebagai pelatih Juve, Conte langsung mampu mempersembahkan scudetto. Prestasi tersebut dipertahankan selama tiga tahun beruntun, sebelum hengkang jadi juru taktik tim nasional Italia pada 2014. Dua musim lalu, dia juga sukses memberikan gelar Liga Primer buat Chelsea FC pada percobaan pertama. Tren inilah yang coba diulang kembali bersama Inter.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Tantangan Baru Buat Sarri
- Madrid, PSG atau Juventus, Di Mana Pogba Mau Berlabuh?




“Deretan sukses dan kecepatan saya meraihnya, menciptakan ekspektasi di mata publik. Ini adalah bentuk tanggung jawab luar biasa. Jadi saya sangat berhati-hati dalam menentukan langkah,” ujar Conte. “Apakah Inter sanggup memenangkan scudetto? Tentu saja. Ini adalah klub besar yang ambisius, di mana para pemain punya potensi tak terbatas. Jika semua punya tujuan yang sama, apapun bisa dicapai.”

Sejak era Conte sampai Massimiliano Allegri, Juve kini sudah delapan musim menguasai kasta elite sepak bola Italia. Luar biasa bagi I Bianconeri, penderitaan bagi para klub rival. Monopoli gelar tersebut yang coba dirusak Inter. Mendatangkan Conte adalah pilihan tepat, karena dia tahu betul bagaimana membentuk tim juara.


Baca Juga :
- Chiesa Vital untuk Italia
- Musim Penentu Lautaro


“Jujur saja, selama satu dekade terakhir, Inter tak pernah diperhitungkan sebagai kandidat scudetto. Inilah yang perlu diubah. Situasi ini harus jadi motivasi bagi kami untuk mengerahkan yang terbaik. Buat saya, walaupun cuma satu persen, tapi jika ada kemungkinan juara harus diperjuangkan sampai akhir,” kata Conte.

Untuk mewujudkan misinya, Conte dibantu CEO Giuseppe Marotta yang sudah dikenalnya dengan baik sejak melatih Juve. Kemudian, ada dukungan penuh dari Presiden Steven Zhang, yang tak pernah menyembunyikan determinasinya untuk sukses. “Ketika berbicara dengan para pemimpin Inter, saya terkesan dengan semangat dan ide mereka. Beppe, Steven, juga Piero Ausilio yang memiliki rencana jelas,” katanya.

Sebelum mengarungi kompetisi, perjuangan Conte akan dimulai di bursa transfer. Dia butuh beberapa pemain anyar untuk meningkatkan kekuatan tim. Mulai dari sektor tengah, depan, juga sayap. Selain mengejar Nicolo Barella dan Edin Dzeko, eks pelatih AS Bari itu juga mempertimbangkan Valentino Lazaro dari Hertha BSC untuk meningkatkan kecepatan serangan di sisi lapangan.

Lazaro, 23 tahun, sebenarnya adalah alternatif yang ditetapkan Inter jika gagal mendapatkan Federico Chiesa dari ACF Fiorentina. Namun, bukan berarti kualitasnya tak mengesankan. Winger internasional Austria itu punya energi luar biasa dan kemampauan olah bola memukau, bahkan juga menarik perhatian Paris Saint-Germain (PSG). Tanda tangannya bisa ditebus denganharga 20 juta euro (Rp321,7 miliar).* Dari Berbagai Sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news