TINJU
Kalah TKO di Ronde Ketujuh, Joshua Akan Sulit Perbaiki Reputasi
11 June 2019 12:00 WIB
berita
Anthony Joshua (kiri) dan Andy Ruiz Jr
LONDON – Promotor kenamaan dunia, Bob Arum, mengatakan reputasi Anthony Joshua sulit kembali seperti semula usai kalah dari Andy Ruiz Jr di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat (AS), 1 Juni lalu. Dilansir Telegraph, Selasa (10/6), Arum menyebut petinju asal Inggris itu butuh waktu.

Bahkan, Arum menyebut rencana duel ulang (rematch) bukan solusi tepat. Pria 87 tahun itu menyarankan agar Joshua tidak tergesa-gesa setelah kehilangan empat titel juara dunia kelas berat (+90,7 kg) versi IBF, IBO, WBA Super, WBO. Terlebih, ia kalah technical knockout (TKO) pada ronde ketujuh.


Baca Juga :
- Stok Gelandang Liverpool Berlimpah, Bagaimana Klopp Memilihnya?
- Lima Wakil Indonesia Buka Perjuangan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Ini Jadwalnya




Meski beredar kabar jika hasil negatif tersebut karena Joshua tak dalam kondisi prima. Salah satu pengamat tinju, Joe Rogan, mengatakan AJ, sapaannya, cedera saat berlatih di Negeri Paman Sam. Namun, Arum menegaskan, apa pun alasan di balik kekalahan itu, tak lantas bisa mengembalikan reputasi Joshua.

Bila duel ulang digelar dalam waktu dekat, itu keputusan bodoh. Rencana tersebut adalah hal yang keliru. Joshua harus melakoni duel lain. Lupakan gelar juara karena titel lamanya tak akan pergi kemana-mana. Joshua mungkin bisa kalahkan Ruiz tapi itu tak akan pernah sama dengan sebelumnya,” ujar Arum.


Baca Juga :
- Perbaikan Sikap, Balotelli Ucapkan Semoga Beruntung ke Klub Brasil Ini
- Danilo Pakai Nomor yang Lima Tahun Tak Terpakai, Katanya Angka Sial


Kekalahan dari Ruiz disebut Arum menghancurkan kepercayaan diri Joshua. Bahkan, petinju 29 tahun akan jadi bulan-bulanan lawan. Salah satu cara adalah membangun kembali citranya secara perlahan. “Jika kekalahan terjadi dironde 12, tentu akan berbeda. Tapi, ini ronde ketujuh,” ia menambahkan.

Menurutnya, penampilan Ruiz juga jauh berbeda dengan sebelumnya. Petinju asal AS tersebut tampil di luar dugaan karena bisa membuat Joshua beberapa kali mencium kanvas. “Fakta bahwa Ruiz bisa menumbangkan petinju sekaliber Joshua adalah luar biasa. Tapi, ia bukan Wladimir Klitschko,” kata Arum.

Sementara di tempat berbeda, Eddie Hearn selaku promotor Joshua, menyebut karier kliennya terancam bila kembali gagal mengalahkan Ruiz. Hearn mengatakan, laga ulang dijadwalkan akhir tahun ini. Namun, hingga kini, lokasi pertandingan belum ditentukan karena kedua belah pihak belum membuat kesepakatan.

“Saat ini, ia (Joshua) memang kehilangan sabuk gelar juara dunia tapi masih punya kesempatan untuk mengambilnya kembali. Tapi, jika ia kembali kalah dalam pertarungan kedua, mungkin bukan akhir karier. Hanya, posisinya (sebagai petinju kenamaan) akan sulit dipertahankan,” ujar Hearn.

Lebih lanjut, Hearn mengatakan Joshua mendapat begitu banyak tekanan untuk bisa merebut gelar juara dunia kelas berat dari tangan Ruiz. Namun, ia yakin kliennya tersebut akan meraih kemenangan pada duel ulang. Tapi, Joshua terancam tak bisa memenangi seluruh gelar yang sudah lepas.

Joshua akan bergantung kepada sang lawan karena status Ruiz sebagai juara tinju kelas berat IBF, harus mempertahankan sabuknya dari tantangan Kubrat Pulev dalam sebuah laga wajib. Dengan kata lain, petinju 29 tahun tersebut akan mempunyai jadwal tanding yang padat di sisa musim ini.

Ruiz bisa saja memilih melewatkan laga versus Pulev demi fokus menghadapi Joshua karena menjanjikan pendapatan yang lebih besar. Namun, jika langkah itu yang akan diambil, gelar IBF milik petinju dengan rekor 33 (22 KO)-1-0 tersebut terancam dilucuti oleh badan tinju yang bersangkutan.*MUHAMMAD RAMDAN

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news