TOP FEATURE FOOTBALL
Si Nyentrik Alexi Lalas
12 April 2019 04:25 WIB
berita
DI PANGGUNG – Alexi Lalas (kanan) saat bermain gitar dan bernyanyi bersama rekan satu grup musiknya di panggung.
ALEXI Lalas pernah dikenal sebagai salah satu pesepak bola dengan penampilan nyentrik. Rambut panjang dengan warna pirang kemerahan. Dengan janggut panjang pula. Tidak jarang dia mengenakan ikat kepala agar rambutnya tidak mengganggu konsentrasinya dalam bermain. Itulah sosok Alexi Lalas pada Piala Dunia 1994 silam. Alexi Lalas adalah generasi yang berani, ketika dia memilih menjadi pemain sepak bola di Amerika Serikat.

Gayanya yang nyentrik seperti itu seringkali membuat dirinya terlihat seperti Gipsi. Namun, di balik penampilannya, Alexi Lalas memiliki jiwa seni yang tinggi. Dia adalah gitaris yang juga seorang penyanyi. Selain dulu sebagai pemain sepak bola, pria yang kini berusia 48 tahun tersebut pun aktif bermain musik. Bahkan dia memiliki grup musik yang juga bernama The Gypsies.


Baca Juga :
- Indra Sjafri Mantu, Berikut Doa dari Menpora
- Ali Daei Berkibar dengan Daei Sport




Bandnya pernah tampil sebagai pembuka untuk Hootie & The Blowfish; sebuah band rock alternatif Amerika, saat tur Eropa pada 1998. “The Gypsies saya dirikan ketika masih kuliah. Saya masih menggunakan nama saya sendiri saat masuk rekaman,” kata Alexi Lalas, bercerita, sosok yang memang legenda hidup klub Los Angeles Galaxy. “Kesuksesan saya di sepak bola juga memberikan saya peluang untuk bermusik. Namun, tentu saya bermusik bukan karena memanfaatkan nama saya di sepak bola,” katanya lagi.

Musik sudah menjadi bagian jiwa mantan pemain timnas Amerika Serikat ini. Ketika masih bermain, dia sudah memiliki tekad untuk terus bermusik meski kini sudah tak aktif lagi di sepak bola. Keseriusan Lalas di dunia musik dibuktikan dengan tiga album yang sudah dirilisnya yaitu Ginger  pada 1998, Far from Close pada 2008, dan Infinity Spaces  pada 2014.


Baca Juga :
- Sukses Mia lewat Winner Never Quit
- Johan Halls : Dari Arsenal hingga Catwalk


Pada masa-masa itu, musik memang kuat di Negeri Paman Sam. Masyarakat di negeri ini sangat mudah menerima musik-musik yang juga band dari luar negeri. Jadi, wajar jika kemudian Alexi Lalas pun ikut terbawa arus pada zaman tersebut, terutama musik yang beraliran cadas seperti grup musik Led Zeppelin atau Van Halen. “Saya tak suka musik hip-hop karena jarang memiliki melodi. Saya suka musik dengan melodi,” kata Alexi Lalas lagi, tersenyum.

Dia mengakui bahwa sepak bola menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Namun, karier sepak bola tidaklah lama sedangkan di dunia musik, dirinya masih dapat beraktivitas seperti menulis lagu dan merekam atau bermain musik hingga usianya tua. Dengan penampilannya yang nyentrik seperti rambut dan janggut, semua faktor itu menambah mengangkat namanya.

Bersama timnas Amerika Serikat, Alexis Lalas tampil dalam 96 laga dan menorehkan sembilan gol. Kariernya di timnas AS dimulai pada 1991 dan berakhir pada 1998. Kariernya di sepak bola juga berlanjut ketika dirinya pensiun dan kemudian menjadi Presiden LA Galaxy pada 2006 hingga 2008.*Irfan Sudrajat

n
Penulis
nana sumarna
news