ASIAN GAMES 2018
Taekwondo Raih 6 Emas, Test Event Hanya Gambaran Kecil
13 Februari 2018 10:12 WIB
berita
Rahmi Kurnia pelatih kepala taekwondo Indonesia/Foto Inasgoc

JAKARTA - Enam medali emas, 2 perak dan 1 perunggu diraih taekwondo Indonesia di Invitation Tournamen Asian Games 2018, 10-11 Februari. Sukseskah?

Belum! Pelatih Kepala taekwondo Indonesia Rahmi Kurnia meminta jangan berpuas diri. Menurut mantan atlet taekwondo Indonesia kelas fin itu, test event hanya matras pemanasan sebelum ke Asian Games 2018 sesungguhnya.

”Hasil ini belum mencerminkan Asian Games 2018 sesungguhnya. Nanti ada 42 negara peserta. Sekarang baru delapan negara,” kata Rahmi yang juga Kabid Binpres PB TI.

Dikatakan, Invitation Tournamen ini hanya salah satu uji coba, dan hanya ada gambaran kecil. Peta kekuatan lawan belum bisa dibaca total. PB TI pun akan terus menggembleng program pematangan hingga hari H Asian Games 2018 Agustus nanti. 

Target dari pemerintah untuk cabang taekwondo adalah satu medali emas. ”Namun PBTI memiliki target tertentu, bisa lebih dari satu emas. PBTI terus mengadakan rapat-rapat persiapan,” ungkap Rahmi.

Rahmi mengakui kekuatan cabang olahraga taekwondo di dunia sudah merata. Misalkan Thailand yang dinilai lebih kuat di kelas 49 dan 58. Pun negara-negara yang lain. Jadi tidak lagi berpusat kekuatan di Korea.

Bicara kekuatan taekwondoin Indonesia di kelas yang mana, mantan atlet Olimpiade Barcelona 1992 itu enggan menyebutkan. PBTI masih terus mengupayakan yang terbaik ditampilkan di Asian Games 2018 nanti.

Dalam persiapannya, PBTI telah memprogramkan try-out ke beberapa event, seperti Malaysia Open pada Maret, Jerman Open (April) serta Mei akan mengikuti Kejuaraan Asia di Vietnam. 

”Jadi sebelum mereka masuk basecamp di Korea, atlet pelatnas yang terpilih akan mengikuti tryout tersebut. Usai Kejuaraan Asia 2018 semua masuk basecamp dan akan mengikuti Korea Open disana,” papar Rahmi. 

Akhir Juli, lanjut Rahmi, kembali ke Indonesia dan mempersiapkan tim untuk ditampilkan di Asian Games 2018.*

news
Penulis
Suryansyah