TOP FEATURE OLIMPYC
Bisa Bikin Ketagihan dan Ingin Terbang Terus
09 Februari 2018 04:21 WIB
berita
Franky Zapata - TopSkor/Istimewa

Populer dengan nama flyboard, olahraga ini bisa menciptakan imajinasi sebagai pahlawan super yang mengudara dengan menguji keseimbangan tubuh. Aksi Tonny Stark dalam film Iron Man yang terbang dengan baju besinya dengan dorongan jet di telapak kaki, bisa dimanifestasikan di flyboard. Olahraga yang dimainkan di atas permukaan air menjadi salah satu terobosan daya tarik publik belakangan ini. 

Franky Zapata, pemain jet ski profesional asal Prancis, adalah penggagas olahraga Flyboarding pada 2011. Menurut Zapata, flyboarding menggabungkan empat elemen olahraga yang disukainya yaitu snowboard, ski air, jet ski dan acrobatic dive. 

Prinsip dasar flyboard sebenarnya mudah saja. Flyboard terhubung oleh selang karet besar sepanjang 18 meter ke turbin jet ski yang menjadikan mekanisme itu sebagai personal water craft (PWC). PWC menyemburkan air lewat selang itu menuju perangkat flyboard yang terpasang di kaki pemain. Dorongan air yang sangat keras itu dialihkan ke bawah kaki sehingga bisa mengangkat tubuh pemain ke atas. Saking kerasnya dorongan air itu, pemain bisa terbang hingga 12 meter.

Untuk menyeimbangkan badan saat terbang di udara, ada juga yang menggunakan PWC di bagian tangan. Namun, bagi yang sudah piawai memainkannya, cukup menggunakan perangkat flyboard di bagian kaki. Memainkan olahraga ini pada dasarnya sangat mudah jika si pemain mempunyai keseimbangan yang baik. Pengendaliannya dengan posisi badan yang diarahkan ke depan atau ke belakang.

Awalnya pemain flyboard harus berenang terlebih dulu dengan posisi kaki dan punggung lurus serta kepala di atas air. Ketika sudah merasa siap, cara kerja alat ini menyedot air laut melalui selang besar pada jet pack dan mengeluarkan kembali dengan kekuatan besar. Di saat pelontaran itulah keseimbangan tubuh pemain diuji.

Dengan alat ini, pemakainya juga dapat berakrobatik di udara atau bahkan menyelam serta melompat ke atas air seperti lumba-lumba. Bagi pemain yang sudah lebih berpengalaman dapat melakukan berbagai trik flyboarding. Seperti putaran 360 derajat, salto ke depan, salto ke belakang, dan lain-lain. Biasanya bagi pemula, hanya dalam penyesuaian 5–10 menit mereka sudah bisa terbang. 

Olahraga yang mulai populer di Negeri Paman Sam ini sudah dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Kabar terakhir flyboarding sudah dimasukkan ke dalam salah satu cabang lomba olahraga air oleh Persatuan Olahraga Perahu Motor dan Ski Air (POPSA). Bagi yang ingin mencoba sensasi olahraga flyboarding, sudah ada di Tanjung Benoa (Bali), Nusa Lembongan (Bali), Gili Trawangan (Lombok), dan Pantai Losari (Makassar).*Dedhi Purnomo/CR6

n
Penulis
nana sumarna