MOTOGP
MotoGP Akan Digelar di Jalanan Tengah Kota, Indonesia Punya Peluang
20 Januari 2018 10:30 WIB
berita
Pembalap MotoGP di tengah kota - Foto/Istimewa

VALENCIA - Pemegang hak komersial MotoGP, Dorna Sports, sedang mempertimbangkan menggelar balapan motor paling prestisius sejagat itu di tengah kota. Artinya balapan akan digelar di tengah kota, mirip seperti F1 GP Monaco atau F1 GP Singapura.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, seperti diberitakan Expansion mengaku serius memikirkan rencana menggelar MotoGP di tengah kota sirkuit jalanan. Proposal itu bahkan disebut sudah sampai di mejanya untuk dibahas bersama tim ahli.

"Mungkin saja ada sirkuit urban di MotoGP. Ada proyek solid di kota yang hangat. Secara teori, trek lurus akan ada di jalan dan paddock akan ditutup, terintegrasi dalam pusat ekshibisi" kata Carmelo Ezpeleta.

Selain faktor keselamatan pembalap pertimbangan lain yang serius dipikirkan adalah jumlah kalender balap. Pasalnya saat ini sudah ada 19 putaran balapan dengan terbaru menambahkan GP Thailand.

Carmelo Ezpeleta mengungkapkan pihaknya kesulitan menggelar putaran balap MotoGP lebih dari 20 seri. Tahun ini putaran balapan sudah mencapai 19 dengan MotoGP Thailand yang terbaru masuk.

Kemudian pada 2019 juga akan bertambah satu lagi putaran MotoGP, tepatnya di Finlandia. Total pada MotoGP 2019 akan terdapat 20 putaran lomba.

Padahal dari informasi yang ada, sudah ada 8 negara yang coba memanfaatkan peluang menggelar MotoGP, baik di sirkuit khusus maupun sirkuit jalanan.

"Saat ini dalam daftar sudah ada 8 negara yang menginginkan menjadi penyelenggara MotoGP. Tapi kami tidak mungkin menggelar putaran lomba sampai 26," kata Carmelo Ezpeleta.

Diketahui beberapa negara yang sedang menjalin pembicaraan dengan Dorna untuk menjadi tuan rumah MotoGP adalah Meksiko dan Uni Emirat Arab (UEA). Dan, jangan dilupakan pula Indonesia juga masih memiliki minat untuk menjadi tuan rumah MotoGP.

Hanya saja rencana menjadi tuan rumah MotoGP itu masih terkendala infrastruktur. Setelah tidak bisa diselenggarakan di Sirkuit Sentul, ada rencana membangun sirkuit di Palembang. Tapi sampai detik ini rencana itu masih di atas kertas.

Dengan munculnya sikap Dorna membuka peluang menggelar MotoGP di sirkuit jalanan, barangkali Pemerintah Indonesia dan pihak terkait bisa merancang jalanan di ibukota Jakarta untuk menjadi penyelenggara MotoGP. Siapa tahu bisa!*Ari DP

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.