ASIAN GAMES 2018
DKI Dorong Pelaku UKM untuk Produksi Cinderamata Asian Games 2018
13 Januari 2018 06:02 WIB
berita
Antusiasme masyarakat berfoto dengan berbagai pernak-pernik Asian Games 2018 pada Sport Festival di Kota Tua, Jakarta, 9 Desember lalu. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

JAKARTA - Asian Games 2018 berlangsung tujuh bulan lagi. Saat ini, segenap elemen bekerja keras untuk memastikan Indonesia sebagai tuan rumah yang baik pada pesta olahraga antarnegara Asia tersebut.

Maklum, ini kali kedua Indonesia jadi penyelenggara setelah edisi 1962 silam. Untuk itu, pemerintah pusat, daerah, Panitia Penyelenggara Asian Games XVIII/2018 (INASGOC), dan segenap pihak terkait, berusaha menyajikan yang terbaik.

Teranyar, pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) untuk memproduksi cinderamata Asian Games 2018. Peresmikan kerja sama itu ditegaskan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno, pekan lalu.

“Beberapa inisiatif kami dengan membuat merchandise untuk Asian Games 2018. Itu karena kami terus dikejar waktu mengingat Asian Games tinggal tujuh bulan lagi, tapi belum terasa gaungnya,” kata Sandiaga, mengungkapkan.

Menurutnya, selama ini IWAPI sudah jadi mitra aktif bagi Pemprov DKI dalam pemberdayaan perempuan. Terutama terhadap ekonomi akar rumput dan juga penciptaan lapangan kerja.

Sandiaga menyebutkan, dari sekitar 800 anggota IWAPI, 85 persen di antaranya merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM). Selanjutnya, 13 persen pada usaha menengah dan sisanya pengusaha besar.

“Jadi, saya mencoba mendorong agar UKM bekerja sama dengan IWAPI untuk memeriahkan Asian Games 2018,” Sandiaga, menjelaskan.

Pada saat yang sama, Ketua IWAPI Jakarta Tatyana Sentani Sutara mengaku siap untuk mengembangkan ekonomi di ibu kota. Sehingga, tercipta lapangan baru, khususnya untuk pelaku UKM.

“Ini sama dengan semangat pak Wagub dalam program OK OCE. Dampaknya sangat besar,” pungkas Tatyana.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87