TINJU
Gara-gara Ganja, Juara Tinju Kelas Berat Ini Dihukum Kerja Sosial
12 Januari 2018 22:16 WIB
berita
Deontay Wilder inyatakan bersalah atas kasus kepemilikan ganja. 

WASHINGTON - Juara tinju kelas berat, Deontay Wilder, dihukum kerja sosial. Dia harus melakukan pelayanan masyarakat selama 60 jam. Hukuman diberikan setelah ia dinyatakan bersalah atas kasus kepemilikan ganja. 

Petinju 32 tahun asal AS yang terakhir kali bertarung pada November ketika ia menaklukkan petinju Haiti-Kanada Bermane Stiverne dengan knockout di babak pertama untuk mempertahankan gelar kelas berat WBC ditangkap di Alabama Juni silam.

Wilder dijebloskan ke penjara 30 hari dan dua tahun masa percobaan. Dia juga diharuskan menjalani pelayanan masyarakat di Asosiasi Pemuda Kristen (YMCA) setempat.

"Kami menghormati peraturan pengadilan. Tentu saja kami berhadap akan mendapat pembebasan," kata pengacara Wilder, Paul Patterson dilansir Dailly Mail. 

"Kami akan melihat opsi-opsi banding kami dan kemudian beranjak dari sana."

Ketika Wilder diminta menepi pada Juni silam karena kaca film mobilnya lebih gelap dari yang diizinkan peraturan, para petugas mencium bau ganja dari mobil Cadillac Escalade-nya.

Patterson saat itu mengatakan bahwa ganja tersebut bukan milik kliennya, yang telah keluar negara bagian selama beberapa hari dan pulang dari Georgia dengan mobil Rolls Royce sebelum menggantinya dengan Cadillac Escalade untuk bekerja. 

Patterson mengatakan Wilder memiliki banyak kendaraan yang dapat diakses oleh teman-temannya, dan memilih menggunakan Cadillac untuk bekerja karena kaca film yang gelap memberikan lebih banyak privasi. 

"Hal yang dapat diambil pelajaran bagi Tuan Wilder adalah untuk tidak meninggalkan kendaraan-kendaraannya dalam perawatan banyak orang atau mengizinkan mereka menggunakannya ketika ia sedang keluar kota," tutur Patterson.*
 

news
Penulis
Suryansyah